KesehatanKutai TimurRagam

Dinkes Kutim Genjot Layanan KIA Terintegrasi di 2 Kecamatan, Langsung Hadirkan 2 Dokter Spesialis

Upnews.id, Long Mesangat – Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur (Dinkes Kutim) terus menunjukkan komitmen nyata dalam menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Timur.

Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Pelayanan KIA Terintegrasi yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita di Kecamatan Long Mesangat dan Kecamatan Busang.

Baca juga : Dinkes Kutim Luncurkan Pelayanan Kesehatan Bergerak ke Batu Ampar, Program Unggulan Bupati Demi Akses Sehat Tanpa Batas Wilayah

Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Long Mesangat pada Jumat (18/9/2026) dan di Puskesmas Kecamatan busang pada Sabtu (19/9/2026) ini tampak istimewa karena menghadirkan layanan pemeriksaan langsung oleh dua dokter spesialis.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, hadir langsung memimpin rombongan bersama Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hj. Irma Ariani, beserta Tim Kerja Kesehatan Ibu dan Anak.

“Kami ingin memastikan bahwa akses kesehatan yang berkualitas, khususnya bagi ibu hamil dan anak-anak, tidak hanya terpusat di kota. Melalui kegiatan terintegrasi ini, masyarakat di kecamatan dapat langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh pergi ke Sangatta,” ujar dr. Yuwana Sri Kurniawati di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Kutim memboyong dua program inovatif unggulan guna memberikan pelayanan menyeluruh.

Yakni Gerakan Bersama Bersalin Aman, Ibu dan Bayi Sehat (Gema Bumil Sehat), dimana program ini menghadirkan pelayanan USG kehamilan langsung oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), dr. I Gusti Ayu Putri Hitasari, Sp.OG dari RSU Meloy dan RSU Medika Sangatta, guna mendeteksi dini risiko kehamilan.

Program ke dua yakni Pelayanan Integrasi dan Lacak Tumbuh Kembang Anak (Pilar Tumbuh Kembang), yang berfokus pada pemeriksaan dan konsultasi tumbuh kembang anak. Ditangani langsung oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Zulfahlayya, Sp.A dari RSUD Muara Bengkal.

Baca juga : Dinkes Kutim Evaluasi Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah, Temukan 5 Penyakit Utama

dr. Yuwana menambahkan, langkah jemput bola ini merupakan implementasi langsung dari program andalan Dinas Kesehatan Kutim, yaitu Pentas Kutim (Pelayanan Terpadu dan Serentak Tuntaskan Stunting).

Dengan sinergi lintas sektor dan kehadiran tenaga medis ahli di tingkat puskesmas, Dinkes Kutim optimis target penurunan stunting serta peningkatan kesehatan ibu dan bayi di wilayah Kutai Timur dapat tercapai secara optimal. (An/Dr)

Baca Juga

Back to top button