Kutai Timur

Manasik Haji Jadi Cara Menyenangkan Kenalkan Nilai Agama ke Anak

Upnews.id, Sangatta – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kutai Timur (Kutim), Siti Robiah Ardiansyah, menghadiri kegiatan manasik haji bagi anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Al-Faruq, Bukit Pelangi, kawasan Pemerintahan Sangatta, Rabu (16/9/2026). Bagi Robiah, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara sederhana untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak sejak usia dini.

Menurutnya, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai tata cara ibadah haji, tetapi juga belajar berbagai nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial rutin, tetapi bertujuan memberikan wawasan serta pendidikan agama dan karakter bagi anak-anak,” ujarnya.

Robiah menilai setiap tahapan dalam simulasi manasik haji memiliki pembelajaran tersendiri. Anak-anak belajar mengikuti aturan, menunggu giliran, mengantre dengan tertib hingga mengikuti arahan dari para pendamping.

Hal-hal sederhana tersebut dinilai dapat menjadi latihan bagi anak untuk membangun kebiasaan disiplin dan sabar, terutama sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Di dalam manasik haji ada nilai kedisiplinan dan kesabaran yang harus ditanamkan sebagai modal terbesar dalam belajar. Jika belajar tanpa sabar dan disiplin, tentu manfaatnya tidak akan maksimal,” tambahnya.

Selain memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kutim juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut terlibat. Mulai dari jajaran Dinas Pendidikan, panitia, pendamping, hingga para orang tua yang terus memberikan perhatian terhadap tumbuh kembang anak.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan perkembangan fisik dan kemampuan belajar, tetapi juga perlu diimbangi dengan pembentukan mental serta spiritual.

“Terima kasih kepada panitia, Dinas Pendidikan, serta para orang tua yang terus mengawal tumbuh kembang anak agar kelak menjadi generasi berkualitas dan berakhlak mulia,” pungkasnya.(Ir/nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button