Hadapi Krisis Energi Global, Kodim 0909/Kutim Genjot Swasembada Pangan Lewat Cetak Sawah Rakyat
Upnews.id, Sangatta – Di tengah ancaman krisis energi dunia yang memicu inflasi dan gangguan rantai pasokan global, Kodim 0909/Kutai Timur mengambil langkah strategis dengan mendorong Program Cetak Sawah Rakyat.
Program ini diproyeksikan menjadi benteng ketahanan pangan sekaligus motor penggerak ekonomi lokal di Kabupaten Kutai Timur.
Baca juga : Kodim 0909 Kutim Runner Up Nasional Kampung Pancasila TNI AD
Menyadari gejolak energi global berdampak langsung pada kenaikan harga pupuk, bahan bakar alat pertanian, hingga biaya distribusi, Kodim 0909/Kutim bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan kelompok tani untuk memperluas lahan sawah produktif.
Selain pembukaan lahan, para petani juga diberikan edukasi mengenai efisiensi energi dan praktik pertanian berkelanjutan.
Upaya ini mulai menunjukkan hasil positif dengan peningkatan produksi padi yang signifikan. Hal ini sekaligus mengurangi ketergantungan Kutai Timur terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
Dengan tercapainya swasembada, masyarakat diharapkan memiliki cadangan pangan yang stabil meski harga energi di pasar global fluktuatif.
Dandim 0909/Kutai Timur, Letkol Arh Ragil S Yulianto, S.H., M.H.I., menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pondasi utama dari ketahanan ekonomi nasional di tingkat daerah.
Baca juga : Sambut HUT TNI Ke 79, Kodim 0909/Kutai Timur Gelar Bakti Sosial
“Jika perut rakyat kenyang, gejolak dari luar tidak akan mudah menggoyahkan stabilitas daerah,” tegas Letkol Arh Ragil.
Melalui pendekatan yang humanis dan proaktif, program cetak sawah ini menjadi bukti nyata bahwa kemandirian pangan adalah kunci kebangkitan ekonomi lokal di tengah badai krisis global. (Rls/An)






