Atlet Jawa dan Balikpapan Dominasi Semifinal Kejuaraan Bulutangkis Sirnas C Piala Bupati Kutim
Upnews.id, Sangatta – Babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Sirnas C Piala Bupati Kutim 2026 di GOR Kudungga, Sangatta menjadi panggung dominasi atlet asal Pulau Jawa dan Balikpapan.
Sejumlah klub besar dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Yogyakarta diprediksi akan menguasai partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5/2026) besok.
Baca juga : Ratusan Atlet dari 15 Provinsi Berlaga di Kejuaraan Bulutangkis Sirnas C Sangatta
Meskipun persaingan ketat dikuasai oleh delegasi luar daerah, atlet tuan rumah Kalimantan Timur (Kaltim) tetap menunjukkan taringnya. Beberapa klub asal Balikpapan seperti PB Terpadu, PB Hepindo, dan PB Cahaya Indonesia berhasil menembus babak semifinal dan menjadi tumpuan harapan Kaltim untuk meraih gelar juara di partai final.
Direktur Turnamen Sirnas C, Aang Syahrudin mengungkapkan, bahwa peta kekuatan saat ini memang masih didominasi oleh daerah dengan manajemen pembinaan yang mapan. Untuk Kutai Timur (Kutim) sendiri, ia menyebut periode 2025–2029 merupakan fase pembenahan fondasi kompetisi internal.
“Periode sekarang ini adalah pembenahan. Hasilnya baru bisa kita lihat secara signifikan pada periode 2029–2033 mendatang,” ujar Aang saat ditemui awak media, Jumat (15/05/2026).
Menurut Aang, penguatan kompetisi lokal sangat krusial untuk meningkatkan jam terbang atlet daerah sebelum mereka melangkah ke level yang lebih tinggi, seperti Sirkuit Nasional (Sirnas) B.
Dalam upaya mencetak bibit unggul, Aang menekankan pentingnya kolaborasi harmonis antara tiga pilar utama, yakni Pemilik Klub Sebagai pencetak dan pembina langsung atlet dan PBSI sebagai organisasi induk yang menaungi klub serta Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai penyokong utama anggaran kegiatan.
Baca juga : Dispora Kaltim Kenalkan NPCI: Kisah Inspiratif Ratusan Atlet Disabilitas Berprestasi
“Apapun bisa diraih dengan kolaborasi yang mumpuni. Peran pemerintah daerah sangat krusial, terutama dalam menyokong anggaran kegiatan agar cabor bulu tangkis bisa terus mengadakan turnamen berkualitas,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan babak semifinal masih berlangsung sengit. Konsistensi klub-klub asal Balikpapan dalam mengirimkan wakil di berbagai kategori menjadikan mereka motor utama prestasi bulu tangkis di Kalimantan Timur pada ajang tahun ini (2026). (Ir/Dr)






