Diskominfo Staper Kutim Perkuat Kompetensi Operator Website Desa

Upnews.id, Sangatta — Upaya mempercepat transformasi digital di tingkat desa terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Melalui Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo Staper), digelar bimbingan teknis (Bimtek) penguatan operator website desa yang berlangsung di Royal Hotel Victoria, Sangatta, Rabu (17/06/2026).
Mengangkat tema “Akselerasi Transformasi Digital Desa Melalui Optimalisasi Website”, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar H. Siburian. Bimtek ini diikuti operator website dari 75 desa se-Kutai Timur dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Dalam sambutannya, Ronny Bonar H. Siburian mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan aparatur desa, terutama dalam pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut aparatur desa untuk mampu beradaptasi agar pelayanan publik dapat berjalan lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur desa merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era digital.
“Ke depan, mereka (operator desa) diharapkan mampu mengelola website dengan baik dan memaksimalkan fitur-fitur yang ada, diantaranya PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) desa,” ujarnya.
Ronny juga menilai keterbukaan informasi publik yang dilakukan secara dinamis dan berkelanjutan sangat penting bagi instansi pelayanan publik. Selain menjadi bentuk transparansi kepada masyarakat, hal tersebut juga dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.
Menurutnya, kemudahan akses informasi yang cepat dan akurat akan membantu masyarakat memahami berbagai program, kebijakan, maupun layanan yang dijalankan pemerintah. Dengan begitu, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan diharapkan semakin meningkat.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Staper Kutim yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia, Reza Tri Akabri, menyampaikan bahwa teknologi informasi kini menjadi instrumen penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, termasuk di tingkat desa.
Ia menegaskan, pelaksanaan Bimtek ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan operator website desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas layanan informasi publik kepada masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta yang terdiri dari operator website dan operator PPID desa akan mendapatkan berbagai materi penting. Materi tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Kalimantan Timur, Hajaturamsyah, serta Agus Hendrawan yang merupakan Tim Developer Website Internal Diskominfo Staper Kutim.
Adapun materi yang diberikan mencakup pengelolaan website desa, optimalisasi publikasi informasi desa, hingga penguatan peran PPID desa dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Dengan pembekalan tersebut, para operator diharapkan mampu mengelola media informasi desa secara lebih profesional dan informatif.(Ir/Nt/Dr)





