Aksi Kreatif Warga Perumahan Padat Karya, Sulap Drainase Jadi Media Budidaya Ikan
Ridwan Ajak Warga Peduli Kebersihan Dari Lingkungan Terkecil
Upnews.id, Sangatta – Kekompakan dan inspirasi warga Perumahan Padat Karya (GTI dan STC), Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, dapat menjadi contoh. Dimana mereka memanfaatkan momentum akhir pekan, untuk berkumpul bersama dan menggelar aksi kerja bakti membersihkan lingkungan.
Menariknya, aksi kerja bakti kali ini tidak hanya sekadar membersihkan rumput maupun parit dari tumpukan sampah dan sumbatan. Tetapi juga menjadi media edukasi kepada warga, bahwa drainase atau selokan yang selama ini identik dengan kesan kotor dan bau, sebenarnya bisa disulap menjadi media budidaya perikanan yang produktif, dengan satu syarat mutlak, harus bersih.
Baca juga : Motor Dicuri Saat Salat Subuh, Polsek Sangkulirang Kejar Pelaku Hingga ke Tarakan
Ketua Kerukunan Perumahan Padat Karya, Ridwan Abdul Razak, langsung tancap gas memulai proyek percontohan ini. Tahap awal ditandai dengan penebaran 250 ekor bibit ikan lele ke dalam saluran drainase Musala Al Amin yang baru saja dibersihkan secara komunal.
“Hari ini kami memberikan edukasi kepada warga bagaimana pemanfaatan parit atau selokan kita isi dengan benih ikan lele, nila, hingga bawal. Syaratnya, selama paritnya bersih,” ujar Ridwan di lokasi kerja bakti, pada Minggu (24/05/2026)
Dengan nada berseloroh namun menohok, Ridwan mengingatkan warga untuk berkomitmen menjaga kebersihan selokan demi keberlangsungan program ini.
“Jika paritnya tidak bersih, ya jangan berharap. Jangankan ikan, buaya pun segan untuk hidup di parit,” tambahnya sembari tertawa.
Ridwan menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini akan terus digalakkan secara rutin di akhir pekan hingga seluruh drainase di kawasan perumahan bersih dan siap ditanami bibit ikan. Jika proyek percontohan pertama ini sukses, warga berencana memperluas area budidaya ke blok-blok lain dengan variasi jenis ikan yang berbeda.
Baca juga : Sempat Tertunda, Akhirnya Proyek Pengerjaan Jalan Padat Karya Segera Terealisasi
Inisiatif ini pun semakin memicu antusiasme warga karena ada target seru di depan mata. Jika bibit-bibit ikan ini tumbuh dengan baik, pengurus kerukunan berencana menggelar pesta rakyat berupa lomba memancing pada momen perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.
Selain bernilai ekonomi dan menjadi sarana hiburan, gerakan menyulap selokan menjadi kolam ikan ini mengemban misi sosial dan kesehatan yang sangat besar. Lingkungan yang bersih otomatis memutus siklus hidup nyamuk dan menghindarkan warga dari berbagai ancaman penyakit.
Di sisi lain, keberadaan selokan berwujud “kolam ikan” ini juga diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak di lingkungan perumahan.
Baca juga : Naiki KRI Banda Aceh, Pelajar Kutim Ikut Pelayaran Lingkar Nusantara Sail Teluk Cenderawasih
“Harapannya agar sekiranya warga rajin membersihkan drainase yang ada. Lingkungan bersih, insya Allah penyakit pun tidak akan hinggap. Saya juga mengimbau warga bisa menebar bibit ikan di parit bloknya masing-masing agar ke depan anak-anak kita bisa bermain dan belajar di sekitar rumah, tidak perlu main jauh-jauh,” pungkas Ridwan.
Ridwan mengajak warga Perumahan Padat Karya GTI dan STC menumbuhkan kepedulian akan kebersihan lingkungan, dimulai dari hal kecil di depan rumah masing-masing. (Put/Dr)






