Kutai TimurOlahraga

Tarung Derajat Kutim Target Hat-trick Juara Umum di Porprov Kaltim ke VIII di Paser

Upnews.id, Sangatta – Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser pada November mendatang, Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mematangkan persiapan.

Target ambisius pun telah dimantapkan, dengan mencetak hat-trick juara umum demi mendongkrak Kutim masuk dalam 3 besar perolehan medali.

Baca juga : Kodrat Kutim Juara Umum Kejurprov dan Selekprov Kualifikasi PON XXI

Ketua Harian Kodrat Kutim, Nuzul Asmi Hadi, mengungkapkan bahwa saat ini progres persiapan atlet telah mencapai 60 persen. Sebagai bagian dari Training Center (TC) mandiri, para atlet saat ini digembleng di pusat latihan kawasan perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, dalam kondisi fisik yang prima.

“Target kami, para pengurus, pelatih, dan atlet, masih hakul yakin bisa mencetak hat-trick untuk meraih juara umum,” ujar Nuzul saat dikonfirmasi usai mengikuti Haornas di GOR Kudungga Sangatta.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Pada Porprov 2018 di Kutai Timur, Pengcab Tarung Derajat Kutim sukses keluar sebagai juara umum dengan mengamankan 9 medali emas dari 15 nomor yang dipertandingkan. Catatan gemilang tersebut kembali diulang pada Porprov 2022 di Kabupaten Berau dengan perolehan 8 medali emas dari 16 nomor tanding.

Baca juga : Kado Emas di PON Dari Tarung Derajat untuk HUT Kutim

Meski menghadapi tantangan berupa regenerasi atlet, Nuzul tetap optimistis menatap ajang di Paser nanti. Berdasarkan informasi dari PB Porprov Kaltim, cabang olahraga Tarung Derajat akan mempertandingkan total 17 kelas tanding, yang terdiri dari 6 tarung bebas putra, 4 tarung bebas putri, dan 7 kelas seni gerak.

Kutim sendiri berencana memboyong kekuatan penuh yang mencakup 17 atlet, 1 pelatih kepala, 2 asisten pelatih, serta 3 orang official. Dari total kelas yang ada, Kodrat Kutim mematok target realistis meraih 8 medali emas.

Menanggapi hasil Babak Kualifikasi atau Pra-Porprov sebelumnya di mana Kutim menduduki peringkat kedua di bawah Kota Samarinda, Nuzul menilai hasil tersebut tidak bisa menjadi tolok ukur mutlak di Porprov nanti.

Baca juga : Fokus Pengembangan, KODRAT Kutim Buka Satlat Di Bengalon

Faktor regulasi batas maksimal usia atlet menjadi salah satu alasan utama mengapa timnya yakin dapat berbicara banyak di Kabupaten Paser.

“Alhamdulillah, semua atlet kami yang bertanding di Pra-Porprov lalu dapat dipastikan bisa turun bertanding di Porprov nanti,” pungkasnya. (An/Dr)

Baca Juga

Back to top button