Upnews

Segel Pabrik NIKP di Rantau Pulung Dibuka

Upnews.id, Rantau Pulung — Perselisihan antara Aliansi Masyarakat Rantau Pulung dengan PT Nusa Indah Kalimantan Plantations (NIKP) mulai menemukan titik terang.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bersama masyarakat dan pihak perusahaan sepakat membuka kembali fasilitas PT NIKP yang sebelumnya sempat disegel dan digembok hingga membuat aktivitas operasional perusahaan terhenti.

Pembukaan segel tersebut dipimpin langsung Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di pabrik kelapa sawit PT NIKP, Kecamatan Rantau Pulung, Kamis (1/10/2026).

Bupati mengatakan, pembukaan segel dilakukan setelah komunikasi antara masyarakat, aliansi dan pihak perusahaan berjalan lebih kondusif. Proses tersebut juga mendapat fasilitasi dari Polda Kalimantan Timur (Kaltim).

“Alhamdulillah hari ini kita sudah membuka pabrik kelapa sawit milik NKP untuk segera beroperasi kembali, termasuk beberapa fasilitas lain yang kemarin dilakukan penyegelan oleh teman-teman aliansi,” ujar Bupati Ardiansyah.

Menurut Ardiansyah, pembukaan segel tidak hanya dilakukan di pabrik utama. Ada tiga titik fasilitas lainnya yang juga akan dibuka secara bertahap.

Untuk memastikan proses berjalan aman dan tertib, pembukaan segel di sejumlah lokasi tersebut turut dikawal unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Camat, Kapolsek, perwakilan aliansi masyarakat dan manajemen perusahaan.

“Insyaallah secara simbolis hari ini dimulai, dan beberapa jam kemudian tempat-tempat lainnya juga dibuka,” tambahnya.

Bupati berharap, kesepahaman yang telah dicapai dapat menjadi awal bagi kembali normalnya aktivitas perusahaan dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Rantau Pulung.

Ia juga menyebut, kesepakatan tersebut merupakan hasil dari rangkaian komunikasi yang dilakukan bersama antara masyarakat, aliansi dan pihak perusahaan untuk mencari jalan keluar dari persoalan yang terjadi.

“Alhamdulillah, setelah menjalani beberapa proses dan duduk bersama sehingga telah tercipta kesepahaman antara warga, Aliansi dan perusahaan,” pungkasnya.(Ir/Nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button