Kutai TimurOlahragaPolitik

Suksesi KONI Kutim Menghangat, Rahman Ingatkan Fokus Utama Kini Porprov VIII

Upnews.id, Sangatta – Suhu politik olahraga di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai menunjukkan riak-riak menghangat seiring munculnya gerakan penggalangan dukungan terhadap calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim yang baru.

Menanggapi dinamika tersebut, Ketua Forum Masyarakat Pemerhati Olahraga Kutai Timur sekaligus Wakil Sekretaris 1 KONI Kutim, Rahman, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa aksi galang dukungan tersebut sebenarnya merupakan hal yang sah dan wajar dalam iklim demokrasi organisasi.

Baca juga : KONI Kutim Berikan 3 Pesan Kunci Pada Muckab Cabor Anggar

“Munculnya gerakan penggalangan dukungan terhadap calon Ketua KONI merupakan hal yang sah dan menjadi bagian dari dinamika organisasi. Setiap individu memiliki hak untuk memberikan dukungan kepada siapa pun yang dianggap mampu memimpin KONI ke depan,” ujar Rahman.

Kendati demikian, Rahman meniupkan peluit “peringatan”. Ia mengingatkan bahwa saat ini momentumnya kurang tepat. Menurutnya, fokus utama seluruh cabang olahraga (cabor) di Kutim seharusnya tertuju pada persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur yang tinggal menghitung bulan.

Jangan sampai, energi, pikiran, dan konsentrasi para atlet, pelatih, maupun pengurus cabor justru terkuras habis dan terseret ke dalam pusaran suksesi kepemimpinan.

Bukan tanpa alasan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah mematok target yang terbilang tinggi dan prestisius pada ajang multievent terbesar di Benua Etam tersebut, yakni menembus posisi tiga besar.

“Target (tiga besar) tersebut membutuhkan persiapan yang matang, kekompakan, dan suasana yang kondusif di seluruh cabang olahraga,” imbuh Rahman menekankan pentingnya menjaga kondusivitas internal cabor.

Oleh karena itu, Rahman berharap seluruh barisan pengurus cabor dan pihak terkait dapat menahan diri untuk tidak membawa institusi olahraga maupun atlet ke dalam arus dukung-mendukung calon Ketua KONI untuk saat ini. Narasi utamanya saat ini haruslah keringat latihan, bukan panggung kontestasi politik olahraga.

Baca juga : KONI Kutim Dukung Raperda Keolahragaan

Ia menyarankan agar pembicaraan mendalam mengenai siapa yang akan menakhodai KONI Kutim selanjutnya digeser ke atas meja setelah seluruh rangkaian Porprov Kaltim resmi rampung digelar.

“Urusan suksesi kepemimpinan KONI tetap penting, tetapi alangkah lebih baik apabila pembahasannya dilakukan setelah seluruh rangkaian Porprov selesai. Dengan demikian, prestasi olahraga Kutai Timur tetap menjadi prioritas utama, sementara proses demokrasi organisasi dapat berjalan pada waktu yang lebih tepat tanpa mengganggu target besar daerah,” pungkasnya. (Sy/Dr)

Baca Juga

Back to top button