KesehatanKutai Timur

Dinkes dan DWP Dinkes Kutim Gelar Sosialisasi serta Pemeriksaan IVA Test Gratis bagi Anggota DWP SKPD

Upnews.id, Sangatta – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berkolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinkes Kutim menyelenggarakan aksi sosialisasi dan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim melalui metode IVA Test. Kegiatan yang menyasar anggota DWP SKPD se-Kutim ini dilaksanakan di Aula Kantor Dinkes Kutim, Rabu (13/5/2026).

Acara tersebut menghadirkan narasumber spesialis kebidanan dan kandungan, dr. Sandri, Sp.OG, yang memaparkan materi krusial mengenai pentingnya deteksi dini kanker rahim bagi kaum hawa.

Baca juga : Screening Kesehatan Pegawai DPMD Kukar Jadi Contoh Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan

Ketua DWP Dinkes Kutim, Nasrah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan perempuan. Ia mengapresiasi dukungan penuh Kepala Dinas Kesehatan Kutim dalam memfasilitasi kolaborasi ini.

“Kami sangat beruntung memiliki Kepala Dinas perempuan yang sangat mendukung kegiatan ini. Saya berharap ibu-ibu dapat memanfaatkan momentum pemeriksaan gratis ini. Selain mendapatkan ilmu, kita juga mendapatkan akses layanan kesehatan cuma-cuma yang jarang tersedia di momen lain,” ujar Nasrah.

Senada, Sekretaris DWP Kutim Tri Wahyuni Misliansyah yang hadir mewakili Ketua DWP Kutim, turut memberikan apresiasi tinggi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa depan.

“Jangan takut untuk memeriksakan diri. Pencegahan dini jauh lebih baik. Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini dan berharap ke depan DWP Kutim bisa terus bersinergi dengan Dinkes,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menekankan pentingnya edukasi agar para anggota DWP tidak lagi merasa takut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi. Ia memastikan bahwa jika ditemukan masalah kesehatan, fasilitas kesehatan di Kutim sudah memiliki tenaga spesialis yang mumpuni.

Baca juga : Lawan Lonjakan DBD, Dinkes Kutim Mulai Distribusikan 4.500 Vaksin Qdenga

“Selain IVA Test, kunci pencegahan kanker adalah pola hidup CERDIK; yakni Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres,” papar dr. Yuwana.

Ia menambahkan bahwa asap rokok mengandung ribuan bahan kimia pemicu kanker yang harus dihindari. Selain itu, pengelolaan stres melalui ibadah dan interaksi sosial yang positif juga menjadi faktor penting dalam menjaga imunitas tubuh.

Kegiatan ini melibatkan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) serta Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes). Setelah sesi sosialisasi, peserta langsung menjalani pemeriksaan IVA Test.

Baca juga : Perkuat Layanan Kesehatan, Dinkes Kutai Timur Gelar Rakontek Bidang P2P Tahun 2026

Melalui metode ini, tenaga medis dapat mendeteksi gejala awal kanker leher rahim secara cepat. Jika ditemukan indikasi masalah, pasien akan diarahkan untuk pemeriksaan lanjutan seperti pap smear atau patologi anatomi guna memastikan keberadaan sel ganas.

“Harapan kami, seluruh anggota DWP se-Kutim berpartisipasi aktif. Jangan sampai sudah mencapai stadium lanjut baru ketahuan, karena pengobatannya akan jauh lebih sulit. Deteksi dini adalah kunci keselamatan,” pungkas dr. Yuwana. (Ek/Dr)

Baca Juga

Back to top button