Pariwara

Usai Kunker di Kaubun, Bupati Hadiri Maulid Nabi di Sepaso

upnews.id BENGALON- Setelah melakukan kunjungan kerja (kunker) dari Kecamatan Kaubun, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis An-nur di Desa Sepaso Kecamatan Bengalon. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Camat Bengalon Permana Lestari, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah dan beserta tokoh-tokoh agama seperti Habib Sofian Al Idrus, Habib Sofian Zein Al Habsy, Habib Ghoshim Al Khap, Habib Zainal Abidin, Habib Al Hamid, Habib Zainal dan Abidin Al Zupri.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qu’ran dengan menghadirkan penceramah Habib Hamzah Bin Ahmad. Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengatakan di hari Maulid Nabi Muhammad SAW tanggal 8 Rabiul Awal, dimana Nabi Muhammad dilahirkan dan pada hari Senin, rasulullah memperingati dengan berpuasa. Pada kesempatan itu, ia mengundang seluruh jamaah untuk menghadiri “Kutim Bersalawat” yang akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2023 mendatang tepatnya mendekati HUT ke-24 Kutim.

“Kita akan menghadirkan Habib Nabil Al-Musalawar dalam rangka HUT ke-24 Kutim. Semoga kehadiran kita, dapat memperkuat keyakinan kita kepada Allah SWT,” ajak Ardiansyah.

Sementara itu, dari pantauan media ini, Habib Hamzah Bin Ahmad saat tausiah menjelaskan pentingnya bersalawat karena orang yang sering bersalawat adalah orang yang paling dekat dengan Nabi Muhammad SAW.

“Muhammad mengatakan jika orang yang paling dekat denganku adalah orang yang sering bersalawat kepadaku,” ucap Habib Hamzah.

Selanjutnya, ia mendoakan ibu dan bapak dan para pencinta nabi agar dimudahkan dari segala kesulitan maupun hutang piutang dan dikumpulkan bersama Nabi Muhammad SAW di surga.

“orang yang datang ke majelis Allah SWT akan siapkan ilmu. Diberikan pemahaman-pemahaman kebaikan pada suami, istri hingga tetangga kita. Mudah-mudahan, orang Sepaso dilindungi Allah SWT,” harapnya.

Ia juga turut berpesan tiga hal yang perlu diajarkan kepada anak-anak agar menjadi anak yang solehah dan cinta Nabi Muhammad SAW.

“Ajarkan kepada anak kita 3 perkara yakni membaca Al-Qur’an karena karena anak kita yang akan menolong orang tuanya. Kedua, masukkan ke pondok pesantren atau datangkan ke TPA dan ketiga, ajarkan cinta Nabi Muhammad dan anak cucu Nabi Muhammad,” terangnya. (adv)

Baca Juga

Back to top button