Pelabuhan Kenyamukan Target Awal 2028 Beroperasi, Dishub Fokus Bangun Fasilitas Pendukung
Upnews.id, Sangatta – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mematangkan persiapan operasional Pelabuhan Kudungga, atau yang lebih dikenal sebagai Pelabuhan Kenyamukan, yang terletak di Kecamatan Sangatta Utara. Fasilitas infrastruktur vital ini ditargetkan bisa resmi melayani aktivitas kepelabuhanan secara penuh pada tahun awal tahun 2028 mendatang.
Demi mengejar tenggat waktu tersebut, pemerintah daerah mulai tancap gas melakukan percepatan pembangunan fasilitas penunjang di area pelabuhan pada tahun anggaran ini.
Baca juga : Pelajar SMP Diterkam Buaya di Kawasan Dermaga Kenyamukan, Kapolres Kutim Berikan Imbauan Khusus
Sekretaris Dishub Kutim, Masrianto Suriyansyah, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah merampungkan infrastruktur pelayanan. Dari total 36 bangunan pelayanan yang direncanakan, setidaknya ada 16 bangunan fisik yang ditargetkan selesai dibangun lebih awal.
Pembangunan pelabuhan kenyamukan kurang lebih progresnya sama dengan beberapa dinas yang masuk proyek tahun jamak kutai timur,” ujar Sekretaris Dishub yang akrab disapa Rian.
Saat ini, proyek tahun jamak ini pada tahun anggaran 2026–2027 tersebut sedang memasuki tahapan krusial di internal pemerintahan.
“Untuk tahun anggaran 2026–2027, pelabuhan saat ini masuk tahap review di Inspektorat Daerah. Dalam waktu dekat, pengawasannya akan segera di-launching,” jelas Rian.
Setelah proses review rampung, Dishub Kutim bergerak cepat berkoordinasi dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setkab Kutim. Selang dua hingga tiga minggu setelah peluncuran pengawasan, berkas pembangunan fisik akan langsung diajukan untuk proses lelang.
“Kontrak prioritas kami sebenarnya mencakup 36 bangunan pelayanan. Namun untuk tahun ini, yang bisa ter-cover sekitar 16 bangunan dulu. Ini yang kita peruntukkan untuk operasional pelayanan di awal 2028 nanti,” imbuhnya.
Baca juga : Dishub Kaltim Evaluasi dan Penyesuaian Tarif Angkutan Sewa Khusus
Kabar baiknya, salah satu kendala klasik infrastruktur pelabuhan kini sudah teratasi. Rian memastikan bahwa akses darat menuju Pelabuhan Kenyamukan sudah dalam kondisi mantap. Konektivitas jalur logistik ini dipastikan siap mendukung penuh operasional pelabuhan tanpa ada hambatan berarti.
“Untuk akses penghubung ke Pelabuhan Kenyamukan, kami pastikan kondisinya sudah bagus dan tidak ada kendala lagi di lapangan,” pungkasnya. (An/Dr)


