Tatap Porprov Kaltim di Paser, Pemkab PPU Prioritaskan Cabor Berpotensi Medali dengan Anggaran Rp5 Miliar
upnews.id PENAJAM – Menatap gelaran bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang akan diselenggarakan di Kabupaten Paser pada November mendatang, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan komitmen penuhnya dalam mendukung perjuangan para atlet lokal. Guna memastikan kesiapan fisik dan mental para kontingen, Pemkab PPU telah mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp5 miliar.
Dalam proses penetapan besaran anggaran ini, Pemkab PPU tidak hanya mengacu pada kapasitas fiskal atau kemampuan keuangan daerah semata, melainkan juga menerapkan strategi pemetaan prestasi yang ketat. Pihak dinas terkait secara cermat melakukan evaluasi terhadap efektivitas dan rekam jejak cabang-cabang olahraga (cabor) yang memiliki potensi paling besar untuk menyumbangkan medali emas serta mengharumkan nama daerah di ajang multi-event tingkat provinsi tersebut.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten PPU, Muhtar, mengungkapkan bahwa usulan awal yang masuk dari pihak KONI PPU sebenarnya berada di atas angka Rp7 miliar. Kendati demikian, setelah dilakukan penyesuaian bersama dan pertimbangan skala prioritas target medali, angka final disepakati berada di kisaran Rp5 miliar agar alokasi dana benar-benar efektif dan tepat sasaran.
“Dari usulan awal yang diajukan melebihi Rp7 miliar, angka yang akhirnya disetujui berada di kisaran Rp5 miliar. Anggaran ini tentu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah serta pertimbangan khusus terhadap cabor-cabor yang memiliki peluang besar mendapatkan medali,” jelas Muhtar usai menghadiri Rapat Paripurna Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD PPU, Senin (28/9/2026).
Dengan anggaran yang terukur dan terencana tersebut, Pemkab PPU menjamin bahwa pemenuhan fasilitas dasar seluruh atlet dan official selama berjuang di Kabupaten Paser akan terpenuhi secara maksimal. Pemkab telah memasukkan seluruh komponen kebutuhan operasional ke dalam skema anggaran ini.
“Mulai dari penyediaan makanan bergizi, tempat penginapan yang nyaman, hingga seragam kontingen yang representatif. Harapannya, para atlet dapat berfokus penuh pada pertandingan tanpa mengkhawatirkan masalah teknis pendukung di luar lapangan,” tutup Muhtar. (Adv)






