Pemda Penajam Paser UtaraRagam

Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan — KNMP Segera Dibangun di Desa Api-Api, Tiga Lokasi Prioritas PPU Tahun 2026

upnews.id PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus melangkah nyata meningkatkan kesejahteraan para nelayan lokal melalui program strategis berkelanjutan. Salah satu langkah utama yang kini memasuki tahap pelaksanaan adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), inisiatif langsung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Andi Trasodiharto, mengungkapkan proyek pembangunan KNMP di Desa Api-Api, Kecamatan Waru telah resmi memasuki tahap penandatanganan kontrak dan akan segera direalisasikan.

“Informasi yang kami terima, untuk Desa Api-Api sudah berkontrak dan bahkan siap pelaksanaan. Insyaallah dalam minggu ini tim dari KKP akan turun langsung ke lokasi,” ujarnya, Jumat (2/10/2026).

Tahun 2026 ini, Kabupaten PPU mendapatkan alokasi pembangunan KNMP di tiga titik lokasi:

– ✅ Kelurahan Nenang — sekitar Rp8 miliar
– ✅ Kelurahan Tanjung Tengah — sekitar Rp6 miliar
– ✅ Desa Api-Api — anggaran masih menunggu konfirmasi lanjutan

Seluruh kewenangan penunjukan maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berada di ranah Kementerian Pusat. Pemkab PPU berperan aktif memfasilitasi kelancaran proyek, mulai dari kepastian status lahan hingga ketersediaan data populasi nelayan setempat.

Pembangunan tidak berhenti di tiga lokasi tersebut. Pemkab PPU telah merencanakan keberlanjutan program pada tahun-tahun mendatang. Kawasan yang diproyeksikan menjadi sasaran berikutnya secara bertahap:

Jenebora, Pantai Lango, Gersik, hingga Babu Laut.

Menanggapi adanya kekhawatiran warga terkait potensi aturan baru yang mengekang atau membatasi aktivitas melaut, Andi mengimbau para nelayan untuk tidak merasa cemas. Ia menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah adalah murni untuk memberdayakan dan meningkatkan taraf hidup nelayan.

“Jangan ada kekhawatiran dulu. Mari kita dukung bersama-sama karena tujuan pemerintah membangun Kampung Nelayan Merah Putih ini sangat mulia. KKP juga menugaskan para penyuluh untuk melakukan pendampingan dan sosialisasi bersama pemerintah daerah serta kelurahan,” tambahnya.

Nantinya, pengelolaan sarana dan prasarana KNMP akan diserahkan kepada lembaga lokal seperti koperasi, yang akan bekerja sama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan. Pola ini diharapkan menciptakan ekosistem usaha perikanan yang terintegrasi dan berkelanjutan. (Adv)

Baca Juga

Back to top button