Kutai Timur

Jangkau 18 Kecamatan, Kesra Kutim Pastikan 1.000 Pelajar Raih Beasiswa Tahun 2026

upnews.id SANGATTA – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur tetap berkomitmen menjaga pemerataan akses pendidikan meski di tengah penyesuaian anggaran. Tahun 2026 ini, program beasiswa Pemkab Kutim ditargetkan menjangkau 1.000 penerima yang tersebar merata di seluruh 18 kecamatan dan 62 satuan pendidikan jenjang SMA/SMK/MA se-Kutim.

Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim Norhadi menyampaikan hal tersebut dalam sosialisasi program beasiswa yang berlangsung di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Sangatta ini tetap dihadiri antusiasme tinggi dari kepala sekolah dan operator pendidikan, bahkan dari wilayah terjauh seperti Kecamatan Busang dan Sandaran.

“Target kita tahun ini sekitar 1.000 orang, tersebar di 18 kecamatan. Rata-rata setiap sekolah berkesempatan mengirimkan sekitar 15 peserta penerima manfaat,” jelas Norhadi.

Ia mengakui adanya penyesuaian alokasi yang berdampak pada sejumlah skema, seperti Beasiswa Kutim Tuntas yang tahun ini dialokasikan bagi sekitar 100 penerima, dibandingkan tahun sebelumnya yang menembus lebih dari 300 orang. Meski demikian, Pemkab tetap berupaya memprioritaskan kelompok yang berhak mendapat apresiasi khusus, salah satunya anggota Paskibraka yang telah mengharumkan nama daerah.

“Untuk Paskibraka, itu wajib kita akomodir. Mereka telah menunjukkan dedikasi luar biasa, ini bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi generasi muda berprestasi lainnya,” tegas Norhadi.

Kesra juga menegaskan bahwa alokasi dukungan tidak hanya untuk pelajar, melainkan mencakup peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta tenaga kesehatan seperti guru dan bidan. Langkah ini diambil karena kualitas sumber daya manusia di garis depan pelayanan menjadi kunci utama kemajuan daerah.

“Kualitas pendidikan anak sangat bergantung pada kualitas gurunya. Begitu pula kesehatan masyarakat sangat ditentukan oleh profesionalisme tenaga kesehatan. Maka keduanya tetap menjadi prioritas dukungan kita,” tambahnya.

Norhadi menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperjuangkan penguatan anggaran di masa mendatang, agar kesempatan beasiswa dapat kembali diperluas dan tidak terpusat di wilayah perkotaan saja.

“Kita berharap anggaran dapat kembali diperkuat, sehingga kita bisa kembali menampung lebih banyak putra-putri Kutim yang berpotensi namun membutuhkan dukungan,” harapnya.

Di tengah segala keterbatasan, langkah Pemkab Kutim melalui Kesra tetap menjadi bukti nyata kehadiran negara yang hadir merata, menjamin hak pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat wilayah.(Ir/adv)

Baca Juga

Back to top button