Terobosan Megah: Pelabuhan Kenyamukan Proyeksi Beroperasi Awal 2028, Pintu Gerbang Ekonomi Baru Kutim

upnews.id SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melangkah pasti mewujudkan infrastruktur vital berkelas dunia. Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari 50 Program Strategis Unggulan Bupati Kutim, kini memasuki fase krusial dengan target operasi resmi pada Awal Tahun 2028. Pelabuhan ini dipersiapkan menjadi tulang punggung baru konektivitas laut dan pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir timur Kalimantan.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kutim, Masrianto Suriansyah, memaparkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengejar target tersebut. Pembangunan dilaksanakan melalui skema tahun jamak (multiyears) yang mencakup periode 2026–2027, dengan fokus utama membangun fasilitas pendukung di sisi darat.
“Kami telah melaporkan progres kepada Bapak Bupati Ardiansyah Sulaiman yang mengamanahkan percepatan maksimal agar pelabuhan ini segera bermanfaat bagi masyarakat. Terdapat 16 item pekerjaan utama, termasuk 12 bangunan pelayanan operasional yang sedang dikerjakan secara intensif,” jelas Masrianto.
Siap Hubungkan Wilayah, Buka Akses Baru
Sebagai langkah awal operasional, Pemkab Kutim telah berkoordinasi erat dengan Kementerian Perhubungan dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Nantinya, pelabuhan akan melayani Rute Perintis strategis: Bontang – Sangatta – Donggala – Mamuju.
Kehadiran jalur ini diharapkan melancarkan arus distribusi barang, mempermudah mobilitas warga, serta membuka peluang investasi yang lebih luas. Pelabuhan Kenyamukan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, melainkan sebagai katalisator kemajuan yang akan mengangkat perekonomian daerah ke tingkat yang lebih tinggi dan memperkuat posisi Kutim di peta nasional. (Ir/adv)





