Hadir Tulus di Tengah Musibah, Pemkab Kutim Salurkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Benua Baru
upnews.id SANGATTA — Di saat musibah datang tanpa diduga dan menghanguskan tempat tinggal serta harta benda yang telah dibangun susah payah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur senantiasa hadir sebagai penopang dan penghibur. Melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kutim, pemerintah daerah secara resmi menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Benua Baru, Kecamatan Muara Bengkal, Selasa (4/8/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian tulus Pemkab Kutim yang tak pernah berpaling dari kesulitan rakyatnya.
Musibah kebakaran melanda RT 11 Desa Benua Baru pada Sabtu, 18 Juli 2026 sekitar pukul 14.55 Wita. Api bermula dari rumah milik Darwin dan dengan cepat menjalar ke rumah tetangga milik Ahmad Yani. Material bangunan yang didominasi kayu serta jarak rumah yang berhimpitan membuat kobaran api membesar dengan sangat cepat. Berkat kesigapan warga yang segera berteriak meminta tolong, serta dikerahkannya tiga unit mobil pemadam dari Muara Bengkal dan satu unit dari Muara Ancalong, api berhasil diredam sekitar pukul 15.35 Wita. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dua rumah hangus terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp400 juta.
Kepala Dinsos Kutim, Ernata Hadi Sujito, menyerahkan langsung bantuan kepada empat kepala keluarga — dua keluarga yang rumahnya habis terbakar dan dua keluarga lain yang terdampak. Penyaluran ini dilakukan sesuai prosedur dan Standar Pelayanan Minimal pelayanan sosial bagi warga yang terkena bencana.
“Bantuan ini kami serahkan sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah kesulitan saudara-saudara kita. Sesuai aturan yang berlaku, kami berikan dukungan agar mereka dapat mulai menata kembali kehidupan.” — ujar Ernata mewakili Pemkab Kutim.
Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok pangan, sandang, perlengkapan dapur, tenda, serta dukungan khusus bagi kelompok rentan. Meskipun belum sepenuhnya menggantikan apa yang hilang, kehadiran bantuan ini menjadi penyangga awal yang sangat berarti, meringankan beban hati sekaligus memenuhi kebutuhan mendesak para penyintas.
Pemerintah daerah juga mencatat berbagai masukan demi pencegahan di masa mendatang: perlunya penguatan sarana pemadam kebakaran di wilayah kecamatan, peningkatan kewaspadaan warga terhadap instalasi listrik dan sumber api, hingga pendataan menyeluruh untuk bantuan lanjutan.
Pemkab Kutim berharap semoga kehadiran bantuan ini membawa sedikit kelegaan bagi warga Desa Benua Baru. Di balik musibah yang berat, semangat gotong royong warga yang saling membantu memadamkan api menjadi bukti indah kekuatan persaudaraan. Pemerintah akan terus mendampingi, hingga warga mampu kembali membangun rumah dan kehidupan yang lebih baik lagi.(Ir/adv)






