Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Siap Temui Masa Aksi 214
Upnews.id, Samarinda – Di tengah persiapan ribuan personel keamanan mengawal aksi unjuk rasa besar yang dijadwalkan hari ini, suasana di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) pada Senin (20/4/2026) terpantau masih berjalan normal.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, tampak menjalankan rutinitasnya dengan memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Alih-alih membahas gejolak massa, Rudy mengaku pertemuan tersebut fokus pada evaluasi realisasi anggaran dan capaian program kerja.
Baca juga : Bantu Pengamanan Aksi 214, Polres Kutim BKO 73 Personel Dalmas
Disinggung mengenai rencana aksi yang menyasar kepemimpinannya, Rudy memberikan sinyal bahwa dirinya tidak akan menghindari massa. Ia menegaskan akan tetap menjalankan tugas di Kantor Gubernur seperti biasa.
“Kami siap menerima tamu-tamu yang akan hadir. Besok (hari ini) kami semua tetap berkantor seperti biasanya. Yang jelas, kita semua masuk kerja,” tegas Rudy saat ditemui awak media di Kantor Gubernur.
Meski menyatakan kesiapannya, Rudy menyebut keputusannya untuk menemui massa aksi secara langsung akan bergantung pada dinamika situasi di lapangan serta agenda kegiatannya yang telah terjadwal. “Nanti ada unsur Forkopimda juga yang mendampingi,” tambahnya.
Terkait poin tuntutan massa mengenai anggaran rehabilitasi rumah jabatan yang mencapai Rp25 miliar, Rudy menanggapinya dengan santai. Menurutnya, proyek tersebut sudah melalui proses pengawasan yang ketat.
“Ya, terkait hal itu (rumah jabatan), sudah diaudit oleh BPK RI. Jadi memang sudah ada yang mengerjakannya sesuai prosedur,” jelasnya singkat.
Baca juga : Kawal Aksi 21 April, Polresta Samarinda Siagakan 1.079 Personel Gabungan
Namun, suasana sempat sedikit berubah saat awak media menanyakan tuntutan massa terkait isu praktik nepotisme di tubuh Pemprov Kaltim. Mendengar pertanyaan sensitif tersebut, Rudy enggan memberikan jawaban panjang dan memilih untuk menyudahi wawancara serta meninggalkan lokasi.
Hari ini, Selasa (21/4/2026), menjadi pertaruhan komunikasi politik antara Gubernur dan rakyatnya. Dengan kehadiran ribuan massa yang direncanakan memenuhi Jalan Gajah Mada, publik menanti apakah “pintu dialog” benar-benar akan dibuka oleh Rudy Mas’ud sebagaimana yang ia janjikan. (An/Dr)






