Sinergi Kompak Pemkab dan DPRD PPU di Forum KTNA Nasional, Kawal Kesejahteraan Petani dan Nelayan
upnews.id BATU – Kekompakan dan sinergisitas antarlembaga ditunjukkan secara nyata oleh Pemerintah Kabupaten dan DPRD Penajam Paser Utara (PPU) dalam memperjuangkan nasib serta kesejahteraan para pejuang pangan daerah.
Bupati PPU, Mudyat Noor hadir berdampingan dengan Ketua Komisi II DPRD PPU Tohirun dan anggota DPRD PPU Sujiati pada pembukaan Rembug Paripurna KTNA Nasional 2026 di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).
Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi modal sosial yang kuat dalam mengawal kebijakan tata niaga, alokasi anggaran, dan perlindungan bagi petani serta nelayan lokal. Sebagaimana dipaparkan oleh Sekjen Kementan RI Suwandi.
Pemerintah pusat kini telah membentengi sektor pertanian melalui 23 instrumen regulasi, penataan pupuk bersubsidi, hingga pengawasan tata niaga agar petani tidak terus-menerus tertekan sebagai penerima harga.
Menanggapi arahan tersebut, Mudyat menegaskan, kolaborasi erat antara Pemkab PPU, DPRD, dan pengurus KTNA PPU merupakan kunci utama untuk mengeksekusi program-program perlindungan dan pemajuan ekonomi warga di tingkat lokal.
“Kehadiran unsur legislatif bersama kami hari ini adalah bukti komitmen bersama bahwa penguatan sektor pertanian dan perikanan di PPU mendapat dukungan penuh. Forum KTNA Nasional menjadi tempat musyawarah terbaik untuk merumuskan langkah nyata penataan tata niaga, pemanfaatan teknologi, hingga akses permodalan yang adil bagi petani dan nelayan kita,” katanya.
Forum musyawarah tertinggi KTNA yang digelar lima tahun sekali ini dinilai sangat krusial dalam menentukan arah kebijakan organisasi dan masa depan sektor pangan lima tahun ke depan.
“Dengan sinergi yang harmonis antara Pemkab, DPRD, dan KTNA PPU, seluruh hasil rumusan forum nasional ini diharapkan dapat langsung ditransformasikan menjadi kebijakan konkret yang berpihak pada kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat PPU,” pungkasnya.(adv)





