Berau

Scout Run 2026 di Berau

Upnews.id, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau menjadi lokasi penyelenggaraan acara lari berskala nasional yang melibatkan anggota Pramuka dan masyarakat umum. Sebanyak 1.272 orang peserta dari 45 daerah di Indonesia berkumpul di halaman Kantor Bupati Berau pada Minggu, 3 Mei 2026. Acara bertajuk Scout Run 2026 ini menggabungkan kegiatan olahraga lari dengan upaya memperkenalkan tempat-tempat wisata di Kabupaten Berau kepada para peserta dari luar daerah.

Ketua Pelaksana acara, Maulidiyah, menjelaskan bahwa Scout Run 2026 merupakan bentuk penyesuaian organisasi terhadap kegemaran anak muda saat ini yang mulai rutin berolahraga lari. Selain bertujuan untuk mempertemukan para anggota Pramuka dari berbagai wilayah, acara ini juga dirancang untuk mempromosikan Kabupaten Berau sebagai daerah tujuan wisata di Provinsi Kalimantan Timur.

Maulidiyah mengeklaim bahwa kegiatan ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh organisasi Pramuka di Indonesia dengan standar pengelolaan acara olahraga profesional.

“Ini adalah langkah baru dari pengurus Pramuka Kabupaten Berau. Kami menyelenggarakan acara olahraga yang juga bertujuan untuk mendukung sektor pariwisata secara profesional,” kata Maulidiyah saat memberikan keterangan di lokasi acara.

Agar dapat diikuti oleh semua tingkatan usia, panitia penyelenggara menyediakan tiga kelompok kategori dalam kompetisi lari ini:

  1. Pelajar I: Ditujukan untuk anak-anak dengan usia antara 6 hingga 12 tahun.

  2. Pelajar II: Ditujukan untuk remaja dengan usia antara 13 hingga 17 tahun.

  3. Umum: Ditujukan untuk orang dewasa dan masyarakat luas yang gemar berolahraga lari.

Banyaknya kategori ini memungkinkan seluruh anggota keluarga untuk ikut serta dalam satu waktu yang sama.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, hadir secara langsung untuk membuka jalannya perlombaan. Dalam sambutannya, ia menyatakan dukungannya agar Scout Run dapat menjadi agenda rutin setiap tahun di Kabupaten Berau.

Gamalis menjelaskan bahwa manfaat dari acara ini tidak hanya berhenti pada masalah kesehatan fisik peserta saja. Kedatangan ribuan orang dari berbagai daerah ke Berau memberikan dampak langsung bagi para pemilik usaha kecil dan menengah (UMKM) serta penyedia jasa penginapan dan transportasi.

“Acara ini berfungsi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan membantu pendapatan para pelaku usaha lokal di Berau agar dapat berkembang lebih cepat,” ujar Gamalis.(Nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button