Peralihan Musim, Dinkes Kutim Ingatkan Masyarkat Tetap Jaga Kesehatan Sejak Dini
upnews.id KUTAI TIMUR — Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur terus mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko gangguan kesehatan yang meningkat pada musim kemarau dan peralihan musim ini. Kondisi cuaca yang kering, berdebu, serta potensi kabut asap dapat memicu kambuhnya berbagai penyakit, terutama bagi kelompok-kelompok yang rentan.
Kepala Dinkes Kutim dr Yuwana Sri Kurniawati, menjelaskan bahwa debu dan kabut asap sangat mudah memicu kambuhnya penyakit bagi penderita alergi, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), asma, maupun lansia. Adapun kelompok yang masuk dalam kategori rentan dan perlu perhatian khusus meliputi:
Bayi dan balita, Anak-anak di bawah usia 12 tahun, Ibu hamil, Lansia, penderita gangguan saluran pernapasan, dan penderita penyakit jantung dan pembuluh darah. Lebih dalam dr Yuwana menjelaskan.
“Asma merupakan penyakit yang sangat dipengaruhi oleh adanya faktor pemicu, seperti debu dan kabut asap. Saat ini, kasus pada balita tercatat paling mendominasi, sehingga perlindungan terhadap anak-anak kita harus menjadi prioritas utama,” Ungkapnya.
Dalam hal ini, Dinkes Kutim menegaskan bahwa setiap perubahan cuaca membawa risiko penyakit yang berbeda, dan masyarakat harus siap mengantisipasinya sejak dini. Untuk diperhatikan kepada semua kalangan, yang terjadi di wilayah Kutim saat ini.
“Selain ISPA yang mulai meningkat karena udara kering, kasus diare juga ikut meningkat dan patut diwaspadai. Kemudian, saat memasuki bulan Oktober dan curah hujan mulai bertambah, kita harus bersiap menghadapi potensi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Antisipasi harus dilakukan dari sekarang, jangan menunggu kasus muncul baru bertindak,” tambahnya.
Dinkes Kutim menghimbau seluruh warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, dengan menegakkan prinsip 3M, seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, mengubur sampah dan barang bekas yang dapat menampung air
“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, kita sudah melindungi keluarga tercinta dari berbagai penyakit. Tetap jaga kesehatan, tetap waspada,” Pesan Yuwana. (Ir/adv)





