Upnews

PT Indexim Coalindo Gandeng RSUD Sangkulirang, Bantu Warga Lewat Operasi Katarak Gratis

Upnews.id, Sangkulirang – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan PT Indexim Coalindo melalui Program Sahabat Sehat Indexim. Kali ini, perusahaan menggandeng RSUD Sangkulirang menggelar bakti sosial operasi katarak dan pterigium yang berlangsung pada Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan penanganan gangguan penglihatan.

Sebanyak 58 peserta terdaftar dalam kegiatan tersebut. Namun, pelaksanaan operasi tetap mempertimbangkan hasil pemeriksaan dan kondisi medis masing-masing peserta untuk memastikan tindakan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan kesehatan mereka.

Kepala Teknik Tambang PT Indexim Coalindo, Maryadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Sahabat Sehat Indexim, kependekan dari Sadar Hidup Sehat Masyarakat dan Indexim.

Melalui program tersebut, perusahaan berupaya membangun kolaborasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh manfaat dari kegiatan sosial yang diselenggarakan.

Maryadi mengapresiasi kerja sama dengan RSUD Sangkulirang. Ia berharap kemitraan yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan pelayanan kesehatan lainnya.

Baginya, kolaborasi dengan rumah sakit menjadi salah satu upaya untuk memperluas manfaat program kesehatan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Bakti sosial operasi katarak dan pterigium ini tidak hanya melibatkan PT Indexim Coalindo dan RSUD Sangkulirang. Sejumlah pihak turut memberikan dukungan, di antaranya PT Kalimantan Prima Persada, PT Unggul Dinamika Utama, Brigif TP 32, serta Puskesmas Kaliorang, Kaubun, Karangan, dan Sangkulirang.

Keterlibatan berbagai pihak tersebut memperkuat pelaksanaan kegiatan, mulai dari dukungan tenaga medis hingga bantuan bagi peserta.

Brigif TP 32 juga mengambil bagian dalam kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk kontribusi TNI kepada masyarakat dalam rangka peringatan HUT ke-81 TNI. Bersama pihak perusahaan, satuan tersebut turut menyalurkan bantuan dan sembako kepada peserta bakti sosial.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperluas jangkauan kegiatan sosial, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan dua dokter spesialis mata, yakni dr Pikasa, SpM, dari RSUD Sangkulirang dan dr Manfred, SpM, dari Rumah Sakit Mata Provinsi Kalimantan Timur.

Direktur RSUD Sangkulirang, dr Azizah Bin Smith, menjelaskan bahwa pelayanan tidak berhenti setelah operasi selesai. Pasien tetap membutuhkan pemeriksaan lanjutan untuk memantau proses pemulihan dan memastikan kondisi mereka berkembang dengan baik.

Pasien yang telah menjalani operasi dapat melakukan kontrol bersama dr Pikasa di RSUD Sangkulirang. Sementara itu, peserta yang belum dapat menjalani operasi karena kontraindikasi medis tetap memiliki kesempatan untuk dievaluasi kembali apabila kondisi kesehatannya memungkinkan.

“Perhatian rumah sakit juga mencakup peserta yang belum dapat menjalani tindakan karena kontraindikasi medis, yakni kondisi kesehatan yang membuat suatu tindakan belum dapat dilakukan. Mereka berkesempatan menjalani evaluasi kembali. Apabila kondisi kesehatannya memungkinkan, operasi dapat dipertimbangkan untuk dijadwalkan ulang,” jelas Azizah.

Menurut Azizah, keberlanjutan perawatan menjadi bagian penting dari keberhasilan pelayanan kesehatan. Karena itu, keberadaan dokter spesialis mata di RSUD Sangkulirang turut mendukung proses pemantauan pasien setelah mengikuti bakti sosial.

Kegiatan tahun ini merupakan pelaksanaan ketiga setelah sebelumnya digelar pada 2018 dan 2022. Jika pada kegiatan terdahulu rumah sakit lebih banyak berperan sebagai tempat pelaksanaan, kali ini tenaga medis serta sarana dan prasarana internal rumah sakit mengambil peran lebih besar.

Azizah menilai perkembangan tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Sangsakakaukar.

“Kegiatan ini membuka rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-10 RSUD Sangkulirang pada 25 Oktober 2026. Menjelang satu dasawarsa atau sepuluh tahun perjalanan, rumah sakit menjadikan perkembangan layanan tersebut sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk meningkatkan kapasitasnya,” tambahnya.

Dukungan dunia usaha terhadap pelayanan kesehatan masyarakat juga mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kutim, Triana Nur, yang hadir mewakili kepala dinasnya, mengapresiasi kontribusi perusahaan serta perkembangan pelayanan yang ditunjukkan RSUD Sangkulirang.

Ia menyatakan Dinas Kesehatan siap mendukung pengembangan rumah sakit agar semakin mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Triana juga mengajak anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur dan DPRD Kabupaten Kutai Timur untuk turut mendukung peningkatan pelayanan kesehatan.

“Perusahaan di sekitar wilayah pelayanan rumah sakit juga didorong memperluas kerja sama, terutama untuk pengobatan dan pemeriksaan kesehatan berkala bagi karyawan,” ajak Triana.

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Agusriansyah dan anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur Sabarudin turut menghadiri kegiatan tersebut. Keduanya memberikan dukungan terhadap pelaksanaan bakti sosial dan peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah Sangkulirang.

Melalui Program Sahabat Sehat Indexim, PT Indexim Coalindo berharap kolaborasi dengan fasilitas kesehatan dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus berkembang. Dengan demikian, kontribusi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial sesaat, tetapi juga mendukung upaya memperluas akses pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.(Gn/Nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button