Kokohkan Fondasi Karakter, Disdikbud Kutim Perkuat GCQ & GCA dengan Payung Hukum Resmi
upnews.id SANGATTA – Menegaskan komitmen kuat dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kokoh secara karakter dan berakhlak mulia, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus mematangkan implementasi Gerakan Cinta Al-Qur’an (GCQ) dan Gerakan Cinta Alkitab (GCA). Sebagai bukti keseriusan jangka panjang, pemerintah daerah kini tengah menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang akan menjadi landasan hukum yang lebih kokoh dibandingkan pedoman sebelumnya berupa Surat Keputusan.
Program unggulan ini telah melangkah progresif sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2024 di 8 sekolah percontohan. Kini, cakupannya telah meluas hingga mencakup 38 sekolah dasar dan menengah pertama negeri di wilayah utara dan selatan Kutim. Kebijakan ini dirancang sepenuhnya dengan semangat inklusivitas, memberikan ruang setara bagi setiap siswa untuk mendalami nilai-nilai keagamaan sesuai dengan keyakinan masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa penyusunan Peraturan Bupati ini menjadi tonggak penting. Regulasi tersebut tidak hanya menjamin keberlanjutan program, tetapi juga menjadi payung hukum utuh bagi pengelolaan tenaga pendidik. Mulai dari mekanisme seleksi, penempatan, hingga jaminan kesejahteraan dan honorarium yang adil bagi para pengajar GCQ maupun GCA akan diatur secara jelas dan transparan.
Kesetaraan menjadi prinsip utama dalam pelaksanaannya. Baik program GCQ bagi siswa Muslim maupun GCA bagi siswa non-Muslim mendapatkan perlakuan yang sama, sistem pengelolaan yang serupa, serta penghargaan yang setara bagi para pendidiknya. Langkah ini diambil agar seluruh peserta didik tumbuh dalam lingkungan yang toleran dan penuh rasa saling menghormati.
Merambah ke depan, Disdikbud Kutim telah menyiapkan peta jalan perluasan wilayah. Setelah mapan di utara dan selatan, program direncanakan akan segera hadir di wilayah timur dengan perhitungan kesiapan yang matang agar manfaatnya terserap maksimal.
Dengan dukungan regulasi yang kuat dan pelaksanaan yang terencana, GCQ dan GCA diharapkan menjadi akar utama pembangunan karakter di Kutai Timur. Melalui pendidikan berbasis nilai luhur ini, lahirlah generasi masa depan yang berintegritas, berjiwa nasionalis, dan siap membawa daerah menuju kemajuan gemilang. (Ir/adv)






