Komitmen Kesehatan & Ketertiban, Pemkab Kutim Tegas Tertibkan Praktik Prostitusi Cegah HIV/AIDS
upnews.id SANGATTA – Menunjukkan keseriusan tinggi menjaga kesehatan masyarakat dan ketertiban wilayah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah strategis dan tegas. Berbekal dukungan penuh dari Bupati, pemerintah daerah bertekad melakukan penertiban menyeluruh terhadap tempat hiburan malam yang terindikasi dijadikan lokasi praktik prostitusi, sebagai upaya utama memutus rantai penyebaran HIV/AIDS di daerah.
Keputusan berani ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan HIV/AIDS di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, Jumat (24/7/2026).
“Saya telah berkonsultasi dan mendapat izin penuh dari Bupati untuk melangkah tegas. Kami akan menghentikan segala bentuk praktik prostitusi yang beroperasi di seluruh wilayah Kutai Timur, baik yang berkedok tempat hiburan berizin maupun yang berjalan secara ilegal,” ujar Mahyunadi dengan tegas.
Segera setelah ini, Pemkab Kutim akan memanggil seluruh elemen lintas sektor, mulai dari aparat keamanan, Satpol PP, hingga instansi terkait, untuk merumuskan rencana operasi dan jadwal pelaksanaan yang terpadu. Langkah ini diambil mengingat praktik tersebut menjadi salah satu faktor risiko utama yang mempercepat penyebaran virus HIV/AIDS di tengah masyarakat.
Pemerintah menekankan bahwa penanganan ini tidak hanya mengandalkan tindakan penertiban semata. Pendekatan dilakukan secara menyeluruh dan berkeadilan. Selain menertibkan lokasi yang bermasalah, pemerintah juga memperkuat program edukasi, pendampingan intensif, identifikasi kelompok rentan, serta memperluas jangkauan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.
Dengan sinergi langkah preventif dan represif yang terarah, Pemkab Kutim berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta masyarakat Kutai Timur yang sehat dan terbebas dari ancaman penyebaran penyakit menular. (Ir/adv)






