BerauHeadline

BREAKING NEWS : Mesin Kapal Rusak, Seorang Nelayan Hilang Di Laut

Basarnas Kirimkan Tim Untuk Proses Pencarian

Upnews.id – Seorang nelayan dinyatakan hilang, setelah kapal miliknya mengalami kerusakan mesin di perairan Sangalaki Kabupaten Berau.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (06/12/2021) sore. Pada pagi harinya sekitar pukul 09.00 Wita, empat nelayan yang masing-masing membawa perahu berangkat melaut mencari ikan dengan cara merawai.

Sekitar pukul 11.00 Wita, ke-4 nelayan ini tiba di lokasi Perairan Sangalaki Fishing Ground, dan langsung menebar rawai (Teknik penangkapan ikan yang dilakukan secara tradisional menggunakan tali panjang yang disebut tali utama serta tali kail yang terpasang).

Kapal Muatan Batubara Tenggelam Dihempas Gelombang, 3 Penumpang Belum Ditemukan

Sejam kemudian, perahu korban atas nama Ipang mengalami mati mesin, setelah dibantu oleh 3 teman yang lain untuk memperbaiki. Namun pada bagian mesin perkelipnya patah, serta keterbatasan peralatan sehingga tidak bisa diperbaiki.

Lantaran hari sudah mulai sore, sekitar pukul 16.00 Wita. Ketiganya meninggalkan korban untuk mengambil rawai yang sejak siang sudah disebar. Setelah kembali, korban sudah tidak ada dan ketiganya langsung melakukan pencarian hingga malam hari.

Sekitar pukul 21.00 Wita, terjadi hujan deras disertai angin kencang. Ketiganya berlindung dengan cara mengikat perahu di rawai sampai Selasa pagi. Setelah cuaca mulai reda, proses pencarian kembali dilanjutkan sampai siang namun korban tak juga kunjung ditemukan.

Peringatan Gelombang Tinggi Dan Banjir ROB Di Wilayah Pesisir

Ketiganya pun pulang ke Talisayan untuk melaporkan kejadian yang menimpanya ke Ketua Nelayan dan aparat terkait.

Menerima informasi Tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta pada Rabu (08/12/2021) pagi memerintahkan Unit SAR Berau untuk menuju lokasi. Guna melakukan proses pencarian bersama TNI AL Tanjung Batu dan Nelayan yang sudah berada di lokasi sejak kemarin.

“Tim berangkat 5 orang pada pagi ini sekitar pukul 07.50 Wita, estimasi tima sekitar pukul 09.54 Wita,” jelasnya.

Peralatan yang dibawa yakni, truk personil, RIB 9,5 Meter, Peralatan SAR air dan alat selam lengkap serta peralatan medis. (Nz)

Back to top button