HeadlineKutai TimurRagam

Derasnya Arus Sungai Sangatta Jadi Tantangan Tim Sar

Operasi Pencarian Dilanjutkan Besok

Upnews.id, Sangatta – Operasi pencarian terhadap Nur Hayuni 14 tahun, warga Pinang Dalam Kecamatan Sangatta Utara. Yang hanyut di Sungai Sangatta saat berenang bersama 6 temannya, terus dilakukan oleh Tim Sar Gabungan, Relawan dan masyarakat.

Operasi yang memasuki hari kedua (29/12/2021), dimulai pada pukul 06.00 Wita. Agar pencarian lebih efektif, Tim Sar gabungan dibagi dalam 2 tim. Tim pertama menggunakan Rubber Boat Basarnas melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban.

Baca Juga : Sungai Sangatta Meluap, Sorang Bocah Hanyut

Sementara untuk tim kedua, menggunakan Rubber Boat BPBP Kutim melakukan pencarian sejauh 2 KM ke arah hilir.

Tim Sar Gabungan Memeriksa Beberapa Titik Yang Diduga Ada Korban
Tim Sar Gabungan Memeriksa Beberapa Titik Yang Diduga Ada Korban -(Foto : Basarnas)

Lantaran tiba-tiba hujan deras dan cuaca buruk, tim Sar Gabungan pada pukul 15.00 Wita menghentikan pencarian sembari menunggu hujan reda. Namun hingga pukul 17.30 Wita hujan tidak kunjung reda, akhirnya seluruh unsur melakukan breafing dan memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian dengan hasil nihil.

“Kami melakukan pencarian dari pukul 6 pagi bersama dengan berbagai tim gabungan, demi menghemat tenaga kami melakukan over shift. Sampai saat ini belum ditemukan korban,” jelas Sianturi selaku Kepala Pos Sar Sangatta yang didampingi oleh sejumlah unsur sar.

Baca Juga : Bocah Swarga Bara Yang Hilang Akhirnya Ditemukan

Rencananya operasi pencarian akan kembali dilanjutkan lagi besok, yang dimulai pukul 06.00 Wita. Untuk pencarian dimalam hari pihaknya tidak merekomendasikan, namun apabila ada masyarakat yang tetap melakukan upaya pencarian, pihaknya hanya sebatas back up dan kontrol.

“Adapun tantangan yang dihadapi, derasnya arus sungai dan debit air sungai yang tinggi,” imbuhnya.

Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian Nur Hayuni yakni, Basarnas, TNI AL, Polaird, Polsek Sangatta Utara, Polres Kutim, BPBD Kutim, Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kutim, PMI, Tagana, Orari, Rapi, Laskar Kebangkitan Kutai serta Masyarakat.

Derasnya Arus Sungai Sangatta Menjadi Tantangan Bagi Tim Sar Disaat Mencari Korban
Derasnya Arus Sungai Sangatta Menjadi Tantangan Bagi Tim Sar Disaat Mencari Korban – (Foto : Basarnas)

Diberitakan sebelumnya, pada 28 Desember sekira pukul 17.00 Wita. Korban bersama 6 rekannya tengah berada di ponton satu, kemudian tanpa ada yang mengajak masing-masing melompat dari jembatan Mesabang untuk berenang.

Namun derasnya arus di Sungai Sangatta menyeret korban dan salah satu anak hingga ke pusaran dekat turap sungai. Naas, korban diduga kelelahan sehingga tidak bisa menepi dan memegang ranting pohon. Hingga akhinrya korban masuk kedalam pusaran. (Nz)

Back to top button