Jalan Poros Bongan-Sotek Diguyur Rp39 Miliar
Upnews.id, Samarinda – Kepastian pembangunan jalan poros Bongan-Sotek akhirnya ditegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Proyek yang sempat dikabarkan tertunda itu dipastikan tetap berjalan pada 2026 dengan anggaran awal sebesar Rp39 miliar.
Saat ini, proyek peningkatan ruas jalan tersebut telah memasuki tahap persiapan pengadaan. Setelah proses itu rampung, pekerjaan fisik akan langsung dimulai dari arah Bongan menuju Sotek.
Baca juga : Bupati Resmikan Kantor Presidium Dewan Adat Kabupaten Kutai Barat
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Timur, Aji Muhammad Fitra Firnanda, mengatakan seluruh tahapan proyek masih berjalan sesuai rencana.
“Ini sekarang proses persiapan pengadaan. Tahun ini kita sudah jalan. Kita mulainya dari Bongan ke sini,” kata Fitra, Senin (29/6/2026).
Ia memastikan kabar yang menyebut proyek tersebut batal dikerjakan tidak benar. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran Rp39 miliar melalui APBD Murni 2026 dan ditargetkan terserap hingga akhir tahun.
“Sementara masih Rp39 miliar. Itu dari anggaran murni, dan pengerjaannya sampai akhir tahun,” ujarnya.
Pada tahap awal, peningkatan jalan akan menggunakan konstruksi aspal. Dengan nilai anggaran yang tersedia, pemerintah optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
“Kalau Rp39 miliar bisa selesai. Bentuk penanganannya aspal,” katanya.
Fitra menjelaskan pembangunan jalan Bongan-Sotek memang tidak dikerjakan sekaligus. Proyek akan dilaksanakan secara bertahap mengikuti kemampuan keuangan daerah hingga seluruh ruas tersambung.
Baca juga : Wabup Kubar Dorong Tenaga Pendidik Melek Teknologi di Era Ai
Pemerintah pun telah menyiapkan kelanjutan proyek tersebut pada tahun berikutnya agar akses penghubung antardaerah itu bisa segera tuntas.
“Nantinya juga tetap kita lanjutkan sampai kita tembus. Tahun 2027 lanjut lagi,” pungkasnya. (An/Dr)






