Kutai Timur

Terobosan Rumah Rehab Gizi: Pendampingan Intensif 56 Hari Buktikan Keberhasilan Tekan Stunting di Kutim

upnews.id SANGATTA – Menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan penurunan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus mengoptimalkan layanan melalui Rumah Rehab Gizi (RRG) Stunting. Langkah strategis ini terlihat jelas dalam pelaksanaan Kelas Balita Siklus II di Kecamatan Sangatta Utara, yang berjalan sangat efektif dan mencatatkan hasil pertumbuhan signifikan pada peserta.

Berlangsung selama 56 hingga 57 hari dengan pemantauan ketat setiap pekan, program ini terbukti jauh lebih unggul dibandingkan metode konvensional. Kegiatan dihadiri oleh delapan balita berusia 12–24 bulan beserta pendampingan orang tua, berfokus pada tema utama: Pertumbuhan dan Perkembangan Balita.

Penanganan Terpadu Berbasis Keunggulan
Kepala Puskesmas Teluk Lingga, drg. Sri Endrayati, menjelaskan bahwa RRG hadir sebagai solusi terukur. Menggantikan metode pemberian makanan tambahan yang kurang terkontrol, RRG menerapkan konsep perawatan menyeluruh. Tim yang terlibat pun sangat lengkap, mulai dari dokter spesialis anak, ahli gizi, psikolog, hingga kader terlatih.

“Balita hadir setiap hari dari pagi hingga sore, mendapatkan asupan gizi seimbang langsung di lokasi dan bekal untuk di rumah. Evaluasi membuktikan durasi pendampingan panjang ini membawa perubahan berat badan dan kondisi fisik yang jauh lebih baik dibandingkan siklus awal,” papar drg. Sri Endrayati.

Membekali Orang Tua, Menjamin Keberlanjutan
Selain perawatan fisik, program ini menanamkan ilmu pengasuhan kepada para orang tua. Narasumber kegiatan, Auliya Ayuni, memastikan keluarga mampu melanjutkan pola hidup sehat di rumah serta memahami pentingnya pemantauan mandiri dan pemanfaatan layanan kesehatan rutin.

“Kami ingin perubahan ini menetap. Orang tua kami latih memantau tumbuh kembang lewat Buku KIA dan mempersiapkan diri menghadapi agenda kesehatan penting seperti pemberian Vitamin A dan obat cacing bulan depan,” ujarnya.

Sinergi Kuat Dukung Kesuksesan
Keberhasilan RRG tidak lepas dari kerja sama solid antara Pemkab Kutim, pemerintah kecamatan, kader kesehatan, serta dukungan berharga dari mitra strategis dunia usaha: PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Pamapersada Nusantara (PAMA).

Dengan berakhirnya Siklus II di akhir Juli 2026, antusiasme tetap tinggi menuju pelaksanaan Siklus III pada Agustus–September mendatang. Inilah bukti nyata bahwa di bawah arahan Pemkab Kutim, penanganan gizi masyarakat berjalan terarah, profesional, dan berkelanjutan. (Ir/adv)

Baca Juga

Back to top button