25 Pemuda Terbaik Mahulu Siap Digembleng jadi Paskibraka HUT RI
Upnews.id, Ujoh Bilang – Langkah tegap dan tatapan mantap menghiasi Lapangan Cor Ujoh Bilang pada Selasa (28/7/2026). Sebanyak 25 pelajar pilihan dari tingkat SMA dan SMK di lima kecamatan se-Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) resmi memulai Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Kegiatan krusial yang digagas oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Mahulu ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Mahulu, Suhuk, yang hadir mewakili Bupati Angela Idang Belawan.
Baca juga : Pimpinan dan Anggota DPRD Kaltim Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mahulu Periode 2025–2030
Pusdiklat ini menjadi kawah candradimuka bagi para calon pengibar bendera sebelum menunaikan tugas suci pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dari pelosok hingga pusat daerah, 25 pemuda ini telah melalui serangkaian seleksi ketat untuk bisa berdiri mengemban amanah besar.
“Kalian adalah 25 pelajar terpilih dari SMA dan SMK di lima kecamatan se-Kabupaten Mahakam Ulu. Kalian telah melewati rangkaian seleksi dan membuktikan bahwa kalian layak berdiri di tempat ini,” tutur Suhuk saat membacakan amanat Bupati.
Bupati menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta. Mereka dinilai tidak hanya memiliki fisik yang tangguh, tetapi juga semangat dan dedikasi tinggi sebagai cerminan putra-putri terbaik di benteng terdepan Mahakam Ulu.
Baca juga : Wakil Bupati Mahulu Kukuhkan Tim Paskibraka Peringatan HUT RI
Wabup Suhuk menegaskan bahwa gemblengan Paskibraka bukan hanya soal mengasah kemampuan teknis baris-berbaris atau keserasian mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Lebih jauh dari itu, Pusdiklat ini merupakan ruang pembentukan mental, karakter, kedisiplinan, serta rasa cinta tanah air.
“Menjadi Paskibraka adalah kehormatan sekaligus amanah. Tunjukkan sikap yang santun dan bertanggung jawab. Jadilah teladan yang mampu menggerakkan teman-teman untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menghadirkan pengaruh positif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Kepada para instruktur dan pembina, pesan khusus juga disampaikan agar pendampingan dilakukan secara tegas, terarah, namun tetap bijak dengan memperhatikan kesehatan fisik dan psikologis peserta.
Baca juga : Komitmen Cetak Tenaga Medis Berkualitas, Pemkab Mahulu Seleksi Beasiswa ke UKRIDA
Apresiasi turut dialamatkan kepada Kesbangpol Mahulu, jajaran pelatih dari TNI-Polri, pihak sekolah, serta para orang tua yang memberikan dukungan penuh. Kolaborasi ini menjadi pondasi penting dalam melahirkan generasi muda Mahulu yang berkarakter kuat, berintegritas, dan berjiwa nasionalis. (Ir/Dr)






