Mahakam UluPemda Mahakam Ulu

Perkuat Tata Kelola Desa, Bupati Mahulu Lantik 27 Petinggi dan Penjabat Kampung

Upnews.id, Mahakam Ulu – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) resmi menggelar Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan dan Pelantikan Petinggi Kampung di Aula Pendopo Odah Etam, Ujoh Bilang, Selasa (21/7/2026).

Sebanyak 27 pimpinan kampung dikukuhkan dalam acara ini. Rinciannya terdiri dari 24 petinggi kampung terpilih hasil Pemilihan Petinggi Kampung Serentak Periode 2026–2034, 1 Petinggi Pengganti Antar Waktu (PAW) Periode 2021–2029, serta 2 Penjabat (Pj) Petinggi Kampung.

Baca juga : Gandeng Unesa, Pemkab Mahakam Ulu Cari Solusi Kesehatan dan Kuliah Jalur Pengalaman

Prosesi sakral ini dipimpin langsung oleh Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, didampingi Wakil Bupati Mahakam Ulu. Turut hadir pula Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, camat, serta tokoh masyarakat, adat, dan agama.

Dalam sambutannya, Bupati Angela Idang Belawan menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan para pimpinan kampung yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan ini sebagai formalitas semata.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah masyarakat yang harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan tanggung jawab. Saya berharap semua yang dilantik mampu menunjukkan kinerja berkualitas melalui inovasi serta pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Angela.

Untuk memastikan roda pembangunan berjalan selaras, Bupati Angela meminta para petinggi kampung segera menyusun dan mengorelasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKampung) dengan dokumen perencanaan pembangunan Kabupaten Mahulu.

Selain sinkronisasi program, para petinggi kampung juga diinstruksikan untuk, menggali potensi lokal demi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) berbasis potensi daerah. Mengoptimalkan lembaga ekonomi, sehingga memaksimalkan peran lembaga ekonomi desa (seperti BUMKampung) demi kesejahteraan warga.

Baca juga : Mahulu Incar Inspirasi Tata Kelola Pemerintahan Terbaik

Terakhir yakni transparansi anggaran, petinggi kampung diminta mengelola dan memanfaatkan Dana Desa secara akuntabel, jujur, dan tepat sasaran.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat. Momen ini menjadi pijakan awal dan bentuk komitmen bersama Pemkab Mahulu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan kampung yang profesional, transparan, dan berfokus pada kemajuan masyarakat Mahakam Ulu. (Ir/Dr)

Baca Juga

Back to top button