Genjot Kualitas Pendidikan, Disdikbud Kutim Beri Beasiswa S1 dan S2 bagi Guru
upnews.id SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan program strategis berupa beasiswa peningkatan kualifikasi bagi tenaga pendidik. Program ini mencakup jenjang Sarjana (S1) bagi guru PAUD dan PGSD yang belum berijazah, serta Magister (S2) khusus bidang pendidikan inklusi.
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan target utama kebijakan ini adalah memastikan seluruh guru di wilayahnya memiliki kualifikasi minimal sarjana. Untuk mempercepat proses, pemerintah menerapkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), sehingga studi S1 dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua tahun. Kesempatan ini terbuka bagi guru berstatus ASN, PPPK, maupun honorer.
“Selain S1, beasiswa S2 pendidikan inklusi disiapkan guna menjamin setiap sekolah memiliki tenaga ahli yang mampu melayani seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus. Skema RPL juga diterapkan pada jenjang magister demi kemudahan akses bagi guru yang sudah berpengalaman,” Ucapnya
Program telah berjalan bertahap bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi terkemuka:
– 2024: 251 guru studi S1 di UPI Bandung; 109 guru lulus S2 inklusi.
– 2025: 151 guru studi S1 di Universitas Negeri Malang; ditambah 300 peserta S2.
– 2026: Kuota 70 guru untuk S1; serta 160 guru terdaftar menempuh S2 di Universitas Negeri Yogyakarta.
Pembelajaran berlangsung dengan sistem blended learning (80% daring, 20% tatap muka). Melalui langkah ini, Disdikbud Kutim berharap fondasi pendidikan daerah semakin kokoh melalui guru yang berkompeten dan berdaya saing tinggi. (Ir/adv)






