Balikpapan

Balikpapan Utara Gelar Festival ‘One Stop Service’

Upnews.id, Balikpapan– Kabar gembira bagi pelaku usaha di wilayah utara Kota Beriman! Sebanyak 75 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sudah mengamankan tempat untuk ikut serta dalam Festival Layanan Kemudahan dan Perlindungan UMKM yang dijadwalkan gebyar pada 28 April 2026 mendatang.

Festival ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan layanan “serba ada” (one stop service) yang digagas Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan. Tujuannya satu: membantu para pejuang ekonomi lokal naik kelas dalam waktu singkat.

Camat Balikpapan Utara, Umar Adi, menyambut antusias program jemput bola ini. Ia melihat banyak pelaku usaha di wilayahnya yang punya produk oke, tapi seringkali mentok di urusan administrasi.

“Di festival ini, semuanya jadi mudah. Mulai dari pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, sertifikasi halal, hingga kurasi produk disatukan dalam satu hari pelayanan,” jelas belum lama ini

Meskipun antusiasme membeludak dengan 75 pendaftar awal, Umar memastikan warga tidak perlu panik jika tidak sempat hadir. “Pelayanan perizinan ini sebenarnya tetap jalan setiap hari di kantor kecamatan. Jadi, silakan datang kapan saja bagi yang belum sempat,” tambahnya.

Umar mengakui tantangan terbesar saat ini adalah masih banyaknya UMKM di Balikpapan Utara yang belum memiliki NIB. Padahal, NIB adalah “paspor” bagi pengusaha untuk:

  1. Mengakses Pembiayaan: Mempermudah urusan pinjaman modal ke bank.

  2. Perluas Pasar: Syarat utama untuk masuk ke ritel modern atau ekspor.

  3. Perlindungan Usaha: Legalitas hukum yang menjamin keamanan bisnis.

Selain urusan izin, Balikpapan Utara ternyata tengah menyiapkan kejutan lain. Kecamatan ini sedang giat membina potensi pertanian lokal, khususnya komoditas bawang tiwai dan singkong.

“Ada lahan warga di kawasan utara yang saat ini sedang kita kembangkan dan dampingi secara intensif,” ungkap Umar. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berbasis pada potensi wilayah sendiri.

Festival ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Balikpapan tidak hanya sekadar memberi wacana, tapi benar-benar turun ke lapangan untuk menyentuh kebutuhan dasar pelaku usaha. Dengan legalitas yang kuat dan produk lokal yang terstandarisasi, UMKM Balikpapan Utara siap bersaing di level yang lebih tinggi.(Nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button