Ardiansyah Pastikan TPP P3K dan ASN Tidak Ada Pemotongan
Upnews.id, Sangatta – Di tengah kecemasan para pegawai mengenai isu pengetatan anggaran daerah, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, membawa angin segar bagi ribuan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
Ia menegaskan bahwa tidak akan ada pemotongan hak finansial meskipun pemerintah sedang melakukan penataan keuangan. Langkah tersebut diambil sebagai bentuk empati dan apresiasi atas dedikasi para pegawai dalam melayani masyarakat.
Baca juga :Kadis DPPKB Kutim minta P3K Jangan Hanya Hadir Tanpa Hasil
Hal tersebut ditegaskan Bupati Ardiansyah kepada awak media usai menghadiri pengukuhan Asosiasi Pedagang Pasar Induk Sangatta (APPISTA), Jalan Ilham Maulana Sangatta, Kamis (09/04/2026)
Bupati Ardiansyah menjelaskan, bahwa kebijakan pemerintah saat ini murni merupakan penyelarasan program kerja agar tetap sejalan dengan kondisi kas daerah yang tersedia. Berbeda dengan kebijakan beberapa daerah lain yang mulai memangkas tunjangan atau mengurangi kuota pegawai akibat keterbatasan fiskal.
Lebih lanjut. Orang nomor satu di Pemkab Kutim itu mengaku memilih jalan tersebut bertujuan untuk tetap mengedepankan kesejahteraan pegawainya. Ia mengaku, tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dipastikan tetap menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran tahun ini.
“Kalau dibilang efisiensi, saya tidak mengatakan efisiensi. Intinya kita menyesuaikan dengan kemampuan fiskal. Dengan fiskal yang ada, kita tidak meniadakan TPP, tetap TPP ada. Kita juga tidak mengurangi P3K,” tegasnya.
Baca juga : 259 ASN Kutim Naik Pangkat, Bentuk Penghargaan Atas Loyalitas Pegawai
Dirinnya berharap. Kepastian ini mampu menjaga moral dan semangat kerja para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal tanpa terganggu oleh ketidakpastian ekonomi. (Ir/Dr)






