May Day, Dua Kelompok Buruh Suarakan Aspirasi ke Pemerintah dan DPRD
Upnews.id, Sangatta – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diwarnai dengan aksi unjuk rasa besar-besaran. Ratusan buruh turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka, namun kali ini massa terpecah menjadi dua kelompok besar yang terkonsentrasi di dua lokasi berbeda, yakni Kantor Bupati dan Kantor DPRD Kutai Timur.
Kelompok di Kantor DPRD Kutim, terdiri dari gabungan serikat FSPKEP-KSPI, FSPKEP-SPSI, SBSI’92, SBSI, FHUKATAN, SPN, dan KOPASKEP. Sementara itu kelompok di Kantor Bupati Kutim, berasal dari serikat FPE KSBSI, PPMI, FPBM-KASBI, F SERBUNDO, SPB, dan SPIN.
Baca juga : Pemda dan DPRD Kutim Sepakati Propemperda 2026
Sebelum menuju dua titik sentral tersebut, para peserta aksi sempat berkumpul dan melakukan orasi di Simpang 3 Jalan Pendidikan untuk mematangkan barisan.
Guna mengantisipasi potensi kerawanan dan memastikan aksi berlangsung kondusif, aparat keamanan gabungan TNI-Polri disiagakan di seluruh titik aksi. Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan sebanyak 850 personel gabungan.
“Hari ini kami dari Polres Kutai Timur bersama stakeholder dari TNI, Damkar, Satpol PP, Dinkes, kami menurunkan 850 personel, dibantu juga pengendalian operasi Polda Kaltim. Alhamdulilah situasi berjalan aman, kondusif dan damai,” jelas Kapolres.
Kapoles juga mengapresiasi seluruh buruh yang melakukan aksi dengan humanis, yang menunjukan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi.
Meski aksi diikuti oleh ratusan orang, situasi tetap terkendali hingga kedua kelompok buruh tersebut diterima oleh pihak berwenang. Perwakilan dari masing-masing kelompok berkesempatan untuk berdialog langsung dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan anggota DPRD guna menyampaikan poin-poin tuntutan mereka secara resmi.
Baca juga : Kapolres Kutim Ikuti Tes Urin, Berikan Contoh Bagi Anggota
Di sisi pemerintah, buruh diterima langsung oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, yang didampingi oleh Wakil Bupati Mahyunadi, Dandim 0909/KTM Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto, Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, Plt Kadisnaker Kutim Trisno, serta kepala BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Sementara di sisi legislatif, masa ditemui oleh Ketua Komisi A DPRD Kutim Eddy Markus Palinggi, yang didampingi oleh Ketua Komisi D Julfansyah, Ketua Komisi C Ardiansyahdr, Novel Tyty Paembonan, Joni, Shabarudin, Ahmad Sulaiman, Pandi Widiarto dan Hj Uci.
Usai menyampaikan aspirasinya di hadapan pemerintah dan DPRD, kedua kelompok serikat buruh berangsur-angsur meninggalkan lokasi aksi. (An/Dr)






