Pantau Fluktuasi Harga Bahan Pokok, Pemda Kutim Optimalkan Aplikasi SP2KP

Upnews.id, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) terus memperkuat pengawasan harga bahan pokok dengan memanfaatkan teknologi digital. Pengoptimalan dilakukan melalui penggunaan aplikasi Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) serta layanan videotron sebagai media informasi publik.
Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadhani, menyampaikan bahwa pemanfaatan aplikasi SP2KP dilakukan secara rutin di pasar-pasar induk setiap hari kerja. Melalui sistem ini, pergerakan harga komoditas dapat dipantau secara cepat dan akurat. Data yang telah diolah kemudian ditampilkan melalui layar videotron kota agar dapat diakses langsung oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, sistem pelaporan tersebut melibatkan petugas lapangan dari berbagai Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pasar yang tersebar di sejumlah wilayah Kutai Timur, termasuk kawasan yang jaraknya cukup jauh dari pusat kota.
“Setiap hari petugas di lapangan, seperti di Pasar Sangkulirang dan Wahau, wajib mengunggah data harga terbaru ke aplikasi SP2KP sebelum pukul dua siang, agar fluktuasi harga terpantau secara real-time,” tegasnya kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (07/01/2026).
Menurutnya, langkah transparansi ini bertujuan untuk memberikan informasi harga yang akurat kepada masyarakat sekaligus mencegah adanya oknum pedagang yang mencoba menaikkan harga secara sepihak. Dengan adanya data pembanding yang jelas, masyarakat pun memiliki acuan harga yang dapat dipercaya.
“Data dari aplikasi ini tidak hanya untuk laporan internal, tetapi juga kami tayangkan di videotron agar masyarakat luas tahu harga pasar yang sebenarnya dan mencegah adanya spekulasi harga dari oknum pedagang,” tambahnya.(Ir/nt/Dr-Adv)






