Upnews

Bupati Kutim Ingin Festival Sekerat Jadi Magnet Wisata dan Investasi

Upnews.id, Sangatta – Pesta Adat Belian Semega dan Ngolor Naga di Lamin Adat Sekerat Kutai resmi ditutup Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman, Minggu (12/07/2026). Selama tiga hari pelaksanaan, sejak 10 Juli 2026, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk merawat tradisi sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada khalayak yang lebih luas.

Penutupan festival turut dihadiri Sultan Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur Arfan, Anggota DPRD Kutim H Ardiansyah, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa Pesta Adat Belian Semega dan Ngolor Naga memiliki makna lebih dari sekadar agenda tahunan. Menurutnya, festival ini menjadi sarana menjaga tradisi sakral masyarakat Kutai sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari yang dimiliki kawasan Sekerat. Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai warisan leluhur tetap harus dijaga agar tidak hilang.

Ia juga menilai kawasan Sekerat memiliki peluang investasi yang cukup besar. Namun, pembangunan yang dilakukan harus tetap memperhatikan kelestarian adat dan budaya agar generasi mendatang tetap memiliki identitas yang kuat.

Ke depan, Ardiansyah berharap penyelenggaraan festival dapat dikemas lebih profesional melalui dukungan dinas terkait sehingga mampu menarik minat wisatawan, termasuk dari mancanegara.

“Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan pihak swasta dipandang sebagai kunci utama agar kebudayaan lokal bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru warga setempat melalui sektor pariwisata,” tuturnya.

Senada dengan itu, Sultan Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura Aji Muhammad Arifin menilai kegiatan berbasis kearifan lokal seperti Festival Sekerat Nusantara menjadi benteng penting dalam menjaga jati diri daerah. Ia berharap seluruh nilai budaya yang diwariskan para leluhur terus dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

“Mudah-mudahan hal ini bisa terus dijaga dan menjadi spirit kita bersama untuk memajukan wilayah yang kita cintai,” harapnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyerahkan penghargaan dan cenderamata kepada Ketua Lembaga Adat Desa Sekerat, Ahmad Yani, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam melestarikan adat dan budaya di wilayah tersebut.(It/Nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button