Harga LPG Nonsubsidi di Paser Naik, Tabung 12 Kg Kini Tembus Rp262 Ribu
Upnews.id, Paser- – Bagi warga Kabupaten Paser yang menggunakan LPG nonsubsidi, siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejak pertengahan April 2026, harga gas tabung biru (12 kg) dan tabung pink (5,5 kg) resmi mengalami kenaikan yang cukup lumayan.
Untuk tabung ukuran 12 kg, harganya naik sekitar Rp40 ribu. Kalau sebelumnya bisa dibeli dengan harga Rp222 ribu, sekarang harganya sudah menyentuh Rp262 ribu per tabung.
Sedangkan untuk tabung kecil ukuran 5,5 kg, harganya naik dari Rp107 ribu menjadi Rp125 ribu, atau naik sekitar Rp18 ribu per tabungnya.
Warga dan Pedagang Kaget Kenaikan harga ini mulai terasa sejak 18 April lalu. Ely, seorang petugas penyalur LPG di Tanah Grogot, mengakui kalau kenaikan kali ini memang cukup terasa buat kantong masyarakat.
“Masyarakat sekarang mulai menyesuaikan. Tapi kalau dari sisi penjualan, sejauh ini masih stabil, belum ada penurunan yang drastis,” kata Ely, Minggu (26/4/2026).
Efek kenaikan ini paling dirasakan oleh para pedagang makanan. Muhammad Yahya, seorang pemilik warung makan, mengaku kaget saat tahu harga gas naik. Akibatnya, ia terpaksa menyesuaikan harga beberapa menu minumannya karena modal operasional yang ikut membengkak.
“Kaget juga kemarin pas tahu harganya naik. Apalagi barang-barang lain seperti plastik juga lagi naik harganya,” keluh Yahya.
Butuh Sosialisasi Lebih Luas Keluhan juga datang dari ibu rumah tangga. Kurniati, salah satu warga, mengaku baru tahu harga naik saat sudah sampai di tempat pembelian. Ia sempat bingung karena uang yang dibawanya tidak cukup.
“Harusnya ada pemberitahuan dulu biar warga tidak kaget. Tapi ya mau bagaimana lagi, meskipun mahal tetap harus dibeli karena ini kebutuhan pokok untuk masak sehari-hari. Yang penting barangnya selalu ada,” ujar Kurniati.
Kenaikan harga ini diharapkan bisa segera disosialisasikan secara lebih luas agar warga tidak bingung atau terpaksa menunda pembelian karena kurang membawa uang saat belanja gas.(Nt/Dr)






