Hadapi Lonjakan Bencana, Bupati Fahmi Minta Tim Gabungan Melek Teknologi

Hadapi Lonjakan Bencana, Bupati Fahmi Minta Tim Gabungan Melek Teknologi
TANA PASER – Bupati Paser, Fahmi Fadli, menegaskan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menghadapi meningkatnya jumlah bencana di Kalimantan Timur. Ia meminta seluruh jajaran Damkar, Satpol PP, Satlinmas, hingga BPBD se-Kaltim untuk lebih solid dan meninggalkan ego sektoral.
Pesan itu disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2026 di Pendopo Lou Bepekat, Rabu (15/4/2026).
Menurut Fahmi, tren bencana di “Bumi Etam” memang sedang naik. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim sepanjang 2025 mencatat 845 kejadian, didominasi banjir dan kebakaran, dengan kerugian ekonomi mencapai puluhan miliar rupiah.
“Saya minta seluruh jajaran memperkuat kekompakan. Kita ini bukan sekadar mengejar target administratif, tapi bekerja untuk kemanusiaan,” tegasnya.
Selain soal sinergi, Fahmi juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam penanganan bencana. Ia mendorong penggunaan sistem deteksi dini berbasis digital, pemantauan menggunakan drone, hingga integrasi data agar respons di lapangan bisa lebih cepat dan tepat.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa teknologi saja tidak cukup. Peran masyarakat tetap jadi kunci utama, terutama dalam penanganan awal saat bencana terjadi.
“Edukasi ke masyarakat itu penting. Mereka harus siap melakukan langkah awal secara mandiri,” ujarnya.
Di Kabupaten Paser sendiri, tren bencana juga masih cukup tinggi. Hingga pertengahan April 2026, sudah tercatat 21 kejadian bencana, hampir menyamai total sepanjang tahun 2025 yang mencapai 44 kasus.
Menutup sambutannya, Fahmi memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam penanggulangan bencana. Ia menyebut mereka sebagai “pejuang kemanusiaan” yang berada di garis depan saat situasi darurat.
Rakorda ini juga dirangkai dengan peringatan HUT Damkar ke-107, HUT Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64, dengan harapan semakin memperkuat ketangguhan daerah dalam menjaga ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.(nt/Dr)






