Mahulu Bahas Pengembangan Kawasan Long Pahangai dan Long Apari

Upnews.id, Ujoh Bilang – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus mendorong pengembangan kawasan berbasis masyarakat lewat pendekatan berkelanjutan. Hal ini terlihat dari digelarnya Lokakarya Integrasi Rencana Pengembangan Integrated Area Development (IAD) Berbasis Perhutanan Sosial di Bentang Lanskap Long Pahangai, Long Apari, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Lantai III Kantor Bupati Mahulu ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mahulu, Suhuk. Dirinya menyampaikan bahwa lokakarya ini bukan sekadar acara formal, tapi bagian penting dari proses perencanaan yang melibatkan banyak pihak. Sebelumnya, tahapan awal sudah dilakukan sejak Februari lalu, mulai dari pengumpulan data hingga wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Dari proses itu, kita sudah dapat banyak gambaran, mulai dari kondisi sosial masyarakat, potensi sumber daya alam, sampai bagaimana pola pengelolaan kawasan yang sudah berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, data tersebut kemudian menjadi dasar awal dalam penyusunan draft dokumen IAD berbasis perhutanan sosial. Meski begitu, dokumen tersebut masih perlu diperkaya lewat diskusi bersama para pihak yang benar-benar memahami kondisi di lapangan.
Menurutnya, forum seperti ini penting untuk memastikan rencana yang disusun tidak hanya bagus di atas kertas, tapi juga sesuai dengan realitas dan kebutuhan masyarakat.
“Di sini kita harapkan ada masukan, baik itu koreksi data, tambahan informasi, maupun ide-ide strategis untuk pengembangan kawasan ke depan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pemkab Mahulu menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh penyusunan dokumen IAD ini. Harapannya, dokumen tersebut bisa menjadi panduan utama dalam mengelola kawasan Long Pahangai–Long Apari secara terpadu, melibatkan masyarakat, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Intinya, kita ingin pembangunan yang tidak hanya berdampak sekarang, tapi juga bisa dinikmati generasi mendatang,” tutupnya.(Nt/Dr)






