SMPN 29 Balikpapan Segera Dibangun di Grand City
Upnews.id, Balikpapan– Kawasan Balikpapan Utara mendapati titik terang terkait masalah klasik soal kurangnya daya tampung sekolah negeri di wilayah tersebut. Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memastikan bahwa pembangunan SMP Negeri (SMPN) 29 bakal segera dimulai dalam waktu dekat.
Berlokasi di kawasan strategis Grand City, sekolah ini diproyeksikan menjadi solusi bagi pemerataan akses pendidikan di Balikpapan Utara yang jumlah penduduknya makin banyak beberapa tahun terakhir.
Proyek Rp23 Miliar s aat ini sedang berada di meja lelang. Peminatnya pun nggak main-main. Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), ada 78 perusahaan yang sudah mendaftar buat ikut tender pembangunan sekolah ini.
Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik, menjelaskan bahwa proses lelang sedang dikebut agar pengerjaan fisik tidak meleset dari jadwal.
“Sekarang masih tahap lelang. Sudah banyak perusahaan yang masuk. Targetnya, kalau semua lancar sesuai jadwal, pembangunan fisik bakal dimulai tanggal 20 Mei 2026 nanti,” ungkap Irfan saat ditemui pada Rabu (13/5/2026).
Pemkot Balikpapan sendiri sudah mengantongi anggaran sekitar Rp23 miliar. Dana itu bukan buat SMPN 29 saja, tapi juga satu paket dengan pembangunan TK Pembina di kawasan yang sama. Jadi, sekali mendayung, dua jenjang sekolah terlampaui!
Gedung Modern dengan Fasilitas Lengkap Bukan sekadar gedung biasa, SMPN 29 nantinya akan memiliki 12 rombongan belajar (rombel). Proyek ini mencakup pembangunan dua gedung utama, yakni gedung B1 dan B2. Pengerjaannya pun menyeluruh, mulai dari struktur bangunan, arsitektur yang ciamik, sampai urusan elektrikal dan mekanikal.
Sekolah ini bakal dilengkapi lapangan olahraga, area parkir yang luas, sistem drainase yang oke, hingga ground tank untuk memastikan ketersediaan air bersih tetap aman.
Target Operasional: Tahun Ajaran 2027/2028 Kalau pengerjaan fisik dimulai 20 Mei nanti, Irfan menargetkan proyek ini selesai pada Desember 2026. Artinya, gedung sudah berdiri gagah sebelum tahun berganti.
Namun, para calon siswa harus sedikit bersabar. Disdikbud memproyeksikan SMPN 29 dan TK Pembina di Grand City ini baru bisa menerima murid baru pada Tahun Ajaran 2027/2028 mendatang. Pendidikan dari Pemkot nggak berhenti di Grand City saja. Irfan membocorkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan rencana besar untuk membangun sekolah terpadu di kawasan Balikpapan Islamic Center (BIC) pada 2027.
Dokumen perencanaannya alias Detail Engineering Design (DED) pun sudah beres. Kini tinggal menunggu “ketukan palu” anggaran agar pembangunan bisa segera go public. Bahkan, rencananya Pemprov Kaltim juga bakal ikutan membangun SMA di sana agar kawasan tersebut benar-benar jadi pusat pendidikan terpadu.
“DED-nya sudah selesai. Mudah-mudahan anggarannya tersedia supaya bisa langsung kita eksekusi,” tutup Irfan.(Nt/Dr)






