Kutai Timur

Lansia Kutim Bakal Punya Sekolah Khusus Bernama Sidaya

Upnews.id, SANGATTA – Usia senja kini tak lagi identik dengan hanya berdiam diri di rumah. Di Kutai Timur, para lansia justru akan mendapat ruang baru untuk tetap aktif, belajar, dan menambah wawasan kesehatan melalui program Sekolah Lansia Berdaya (Sidaya).

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) memastikan program ini siap diluncurkan pada awal Februari 2026. Kecamatan Sangatta Utara dipilih sebagai lokasi percontohan pertama sebelum diperluas ke kecamatan lainnya di Kutim.

Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan proses verifikasi dan validasi data di lapangan sebagai bagian dari tahap akhir persiapan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap produktif serta memiliki pengetahuan dasar mengenai kesehatan di usia lanjut.

“Sekolah Lansia ini belum ada di Kutai Timur, makanya di tahun 2026 akan kita launching. Diperkirakan paling lambat akhir Januari ini persiapannya rampung,” ujar Junaidi saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (15/01/2026).

Menariknya, pelaksanaan Sidaya tidak akan membebani APBD melalui pembangunan fisik. DPPKB lebih memilih pola kolaborasi lintas sektor dengan memanfaatkan fasilitas publik yang sudah ada di tingkat desa dan kelurahan, mulai dari balai desa hingga tempat ibadah.

“Kita tidak perlu membangun bangunan baru, yang penting ada tempat berkumpul. Strateginya adalah kerja sama dengan Camat dan Kepala Desa. Untuk tenaga pakarnya, kita gandeng Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, hingga pihak rumah sakit sebagai fasilitator,” imbuhnya.

Untuk sistem pembelajaran, Sidaya menerapkan jenjang Standar 1 (S1) hingga Standar 3 (S3). Setiap jenjang mengharuskan peserta mengikuti 12 kali pertemuan, dengan syarat kehadiran minimal 80 persen sebagai ketentuan kelulusan.

“Ini bukan sarjana, tapi Standar 1, 2, dan 3. Syarat lulusnya minimal 80 persen kehadiran. Jika lulus, kita berikan sertifikat dan kita wisuda agar mereka bisa lanjut ke tingkat berikutnya untuk belajar merawat diri dan tetap sehat di usia senja,” pungkasnya.(Ir/Nt/Dr-Adv)

Baca Juga

Back to top button