Wujudkan Mandiri Pangan, Warga Desa Peridan dan Polisi Mulai Tanam Jagung
Upnews.id, Sangkulirang – Semangat gotong royong memancar dari lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Serbaguna Desa Peridan, Sabtu (11/4/2026). Puluhan warga bersama personel Polsek Sangkulirang tampak antusias turun ke ladang dalam agenda Launching Gugus Tugas Polri Dukung Ketahanan Pangan Tahap I.
Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi awal dari gerakan kolaboratif “1 Desa 1 Hektar”, di mana masyarakat dan kepolisian bersinergi mengelola lahan untuk ditanami jagung pipil sebagai komoditas unggulan nasional.
Baca juga : Lewat Program Merah Putih Membangun, Jalan Sangkulirang dan Sandaran Terhubung
Keberhasilan peluncuran program ini tak lepas dari keterlibatan penuh seluruh elemen desa. Hadir langsung di tengah ladang, Kapolsek Sangkulirang IPTU Erik Bastian, Kepala Desa Peridan Siprianus Kelen, Ketua Adat Zulkarniansyah, hingga para Ketua RT dan perangkat desa.
Penanaman jagung yang dilakukan secara serentak ini menjadi potret nyata bahwa ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif. Sembari menanam, momen ini juga dimanfaatkan untuk sosialisasi Program Asta Cita Presiden serta dialog hangat mengenai keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Sangkulirang, IPTU Erik Bastian, menegaskan bahwa peran aktif masyarakat adalah kunci utama. Polri dalam hal ini hadir sebagai stimulan dan pendamping agar potensi lahan desa dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan warga sendiri.
“Kami ingin mendorong kemandirian pangan yang lahir dari inisiatif masyarakat. Program 1 desa 1 hektar ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat fondasi ekonomi keluarga di Desa Peridan,” ujar IPTU Erik Bastian.
Baca juga : Agusriansyah Dorong Pemprov Kaltim Penuhi Janji Akses Listrik ke Sangkulirang Seberang
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan petani melalui PPL harus terus terjaga agar pengelolaan lahan ini konsisten hingga masa panen tiba.
Kepala Desa dan tokoh adat setempat turut mengapresiasi langkah Polri yang turun langsung ke lapangan. Dengan luas lahan satu hektar yang dikelola bersama Gapoktan, program ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Sangkulirang.
“Kami mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga dan mengelola lahan ini. Jika dikerjakan dengan gotong royong, hasilnya pasti akan dirasakan secara berkelanjutan oleh seluruh warga desa,” tambah Kapolsek.
Baca juga : DPRD Kutim Soroti Minimnya Dokter dan Fasilitas Kesehatan di Sangkulirang
Antusiasme warga yang bertahan hingga proses penanaman usai menunjukkan harapan besar bahwa melalui kolaborasi ini, Kecamatan Sangkulirang mampu menjadi salah satu lumbung pangan yang tangguh di Kutai Timur. (Sy/Dr)


