Diskominfo Berau Gelar Pelatihan Jaringan Bersertifikat Internasional
Upnews.id, TANJUNG REDEB – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau mengadakan kegiatan pelatihan teknis untuk para pengelola teknologi informasi di lingkungan pemerintah daerah. Bekerja sama dengan PT Lintasmaya, Diskominfo menyelenggarakan acara bertajuk Workshop dan Training Certificate Ruijie Reyee International di Ruang RPJPD Bapelitbang Berau pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang bertugas sebagai operator IT di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan teknis dan sertifikasi resmi berskala internasional kepada para staf agar mereka lebih terampil dalam mengelola jaringan internet dan infrastruktur teknologi di kantor masing-masing.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, yang hadir mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Dalam penjelasannya, Didi menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan ini karena keahlian di bidang teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan dasar dalam sistem pemerintahan saat ini.
Menurut Didi, sertifikasi internasional yang didapatkan peserta bukan sekadar tanda ikut serta, melainkan bukti nyata bahwa staf tersebut memiliki standar kemampuan yang diakui secara luas.
“Kegiatan ini adalah langkah untuk meningkatkan kapasitas staf dalam mengelola jaringan dan infrastruktur teknologi. Sertifikasi ini memberikan pengakuan resmi atas keahlian yang dimiliki oleh para peserta,” kata Didi saat memberikan sambutan.
Ia menambahkan bahwa teknologi digital saat ini digunakan untuk banyak hal, mulai dari urusan administrasi kantor hingga pelayanan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu, staf yang mengurusi bagian IT harus memiliki kemampuan yang terus diperbarui mengikuti perkembangan teknologi terbaru.
Peningkatan kemampuan staf IT ini juga berkaitan erat dengan rencana besar Pemerintah Kabupaten Berau dalam membangun konsep Smart City atau kota cerdas. Dengan staf yang ahli dalam mengelola jaringan, proses pelayanan publik diharapkan menjadi lebih cepat dan transparan karena sistem digital yang digunakan tidak mudah mengalami gangguan teknis.
Pemerintah berkeyakinan bahwa teknologi yang dikelola oleh orang-orang yang berkompeten akan membuat sistem birokrasi menjadi lebih efektif dan akuntabel.(Nt/Dr)






