Kutai Timur

Bupati Ardiansyah Sulaiman Paparkan Postur Kuat APBD 2027: Proyeksi Pendapatan Capai Rp 6,1 Triliun, Siap Dorong Kemajuan Kutim

 
upnews.id SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menatap masa depan dengan optimisme tinggi dan fondasi keuangan yang kokoh. Hal ini terwujud dalam penyampaian nota pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kutim, Senin (27/7/2026). Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memimpin langsung pemaparan strategis ini dengan menegaskan target pendapatan daerah yang luar biasa besar.

Postur Anggaran Solid & Berimbang
Bupati Ardiansyah Sulaiman memproyeksikan total pendapatan daerah pada tahun 2027 mencapai Rp 6,1 Triliun. Besaran ini terdiri dari pendapatan transfer sebesar Rp 5,626 triliun, disokong pula oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 433,806 miliar, serta pendapatan sah lainnya.

Dari sisi belanja, dialokasikan anggaran sebesar Rp 6,075 Triliun, yang mencakup belanja operasi, belanja modal untuk pembangunan infrastruktur, belanja tak terduga, serta belanja transfer. Pengelolaan keuangan yang disiplin ini menghasilkan Surplus Anggaran sebesar Rp 25 Miliar.

Perkuat Kelembagaan Keuangan Daerah

Kelebihan anggaran tersebut dialokasikan secara cerdas untuk memperkuat struktur keuangan daerah melalui penyertaan modal strategis, yaitu Rp 15 Miliar bagi Perumda BPR Kutim dan Rp 10 Miliar bagi Bank Kaltimtara. Langkah ini menjadikan postur APBD berjalan seimbang dengan efisiensi maksimal.

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, menyambut baik rancangan ini dan menegaskan bahwa dokumen KUA-PPAS menjadi landasan vital untuk memastikan setiap rupiah negara dikelola secara terarah, akuntabel, dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat luas.

Melalui perencanaan matang ini, Kutai Timur kembali menunjukkan kematangan manajemen fiskal dan kesiapan melangkah menuju visi pembangunan yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Bupati Ardiansyah Sulaiman. (Ir/adv)
 

Baca Juga

Back to top button