Kutai Kartanegara

Germas di Prangat Selatan Bahas Tips Hidup Sehat Biar Makin Produktif

Upnews.id, Marangkayu – Halaman Kantor Desa Prangat Selatan, Sabtu (4/4/2026) ramai dan penuh energi. Warga berkumpul mengikuti kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bugar dan produktif.

Acara diawali dengan senam bersama. Tak cuma warga, hadir juga Kasi Kesra Kecamatan Marangkayu Lili Herlina, Kepala Desa Sarkono, penggerak PKK, para guru, hingga tenaga kesehatan. Semuanya kompak bergerak bersama.

Dalam kesempatan itu, Kasi Kesra Marangkayu, Lili Herlina, mengingatkan bahwa sehat itu sebenarnya dimulai dari kebiasaan kecil di rumah masing-masing. Menurutnya, Germas harus menjadi bagian dari gaya hidup, bukan sekadar acara seremonial.

“Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau Germas bukan hanya program pemerintah, tetapi harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Lili.

Lili juga berbagi “resep” sederhana untuk hidup sehat yang mencakup tiga fokus utama: rajin gerak badan, doyan makan buah dan sayur, serta jangan absen cek kesehatan. Ia mengajak warga untuk mulai berolahraga minimal 30 menit sehari dan lebih bijak mengatur konsumsi gula, garam, serta lemak.

Bahkan, warga juga diajak kreatif memanfaatkan lahan rumah. “Manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur dan buah,” sarannya sebagai salah satu langkah mandiri memenuhi gizi keluarga.

Tak lupa, ia menekankan pentingnya deteksi dini kesehatan agar penyakit tidak terlanjur parah. Harapannya, jika masyarakat sehat, angka stunting bisa ditekan dan warga semakin semangat bekerja.

“Dengan langkah sederhana ini, kita bisa mencegah berbagai penyakit, menurunkan angka stunting, dan meningkatkan produktivitas masyarakat, khususnya di Desa Prangat Selatan dan Kecamatan Marangkayu pada umumnya,” tambah Lili.

Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara. Senam bersama ini tidak hanya jadi ajang bakar kalori, tapi juga jadi momen silaturahmi antarwarga. Dengan semangat kebersamaan ini, Desa Prangat Selatan optimis bisa jadi desa yang lebih sehat, produktif, dan makin sejahtera.(Nt/Dr)

Baca Juga

Back to top button